Anies Tinjau Langsung Ujian Tingkat SD Di Palembang

IMG_3388

Palembang – Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan, Senin (16/6) berkesempatan hadir untuk melihat langsung jalannya Ujian Utama setingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar serentak di kota Palembang dan Sumsel Khususnya. Kedatangan Anies Baswedan juga dalam rangkaian pembukaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang akan dibuka pada hari ini juga di PSCC Palembang.

Sekolah Dasar Negeri SDN 23 Palembang dan SDN 30 Palembang menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi Anies. Menggunakan kemeja putih lengkap dengan rompi berwarna biru bertuliskan nama Anies Baswedan di samping kanan atas, Anies juga di dampingi oleh Kadisdik Sumsel, Drs Widodo Mpd dan Kadisdikpora kota Palembang, Ahmad Zulinto memberikan beberapa wejangan kepada puluhan siswa disana.

Dalam wejangannya, Anies menyampaikan, dalam pelaksanan ujian utama ini para siswa agar belajar dengan baik serta menjaga kesehatanya agar ujian berjalan lancar. ” Adik adik jangan lupa sarapan dan makanan yang sehat, belajar dengan giat dan harus menghormati orang tua,” ujarnya saat berdialog dengan siswa-siswa yang hadir di SDN 23 Palembang.

Mendapat wejangan dari Anies membuat para siswa semakin terlihat bersemangat mengikuti arahan sang menteri. Para siswa saling berebutan untuk bersalaman dengan pak menteri ini. Selain itu, para siswa juga berkesempatan untuk melakukan wawancara dengan Anies. Para ‘wartawan cilik’ ini pun antusias melontarkan beberapa pertanyaan yang langsung direspon oleh Anies

Seperti pertanyaan yang diajukan oleh pelajar bernama Arsyil yang berasal dari sekolah Dasar Negeri (SDN) 57 Palembang yang menanyakan mengenai biodata Anies dengan menggunakan bahasa inggris dan terjemahan bahasa Indonesia mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, dan gelar master dan Doktor yang berhasil ia dapatkan. Anies pun lantas mejawab pertanyaan Arsyil dengan menggunakan bahas Inggris dan Bahasa Indonesia juga.

Kembali Arsyil mengajukan pertanyaan rencana apa yang akan dilakukan Kementriannya untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Anies pun menjawab ia berkeinginan agar anak-anak Indonesia memiliki karakter yang baik, selain itu memiliki kompetensi abad 21 yakni kreatif thingking, komunikatif, kolaborasi serta peningkatan  literasi dasar yang meliputi bisa baca dan tulis.

“Dalam artian bukan hanya meningkatkan minat baca, tapi juga daya baca. Bukan hanya kemampuan mengeja tapi juga kemampuan menulis. karena dengan begitu generasi masa depan akan menjadi generasi yang hebat,’ katanya.

Lebih lanjut Anies menyampaikan kepada siswa yang hadir untuk meninggikan mimpi-mimpi mereka agar bisa melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi lagi meneruskan ke tingkat SMP. Disinggung mengenai adanya kekurangan tenaga mengajar di daerah-daerah tertentu, Anies pun mengatakan sebenarnya tidak ada yang namanya kekurangan tenaga pengajar hanya saja pendistribusian tenaga pengajar tersebut yang tidak merata.

Dimana sebenarnya daerah-daerah dengan kelebihan tenaga pengajarnya bisa memindahkan tenaga pengajarnya ke daerah-daerah yang kekurangan tenaga pengajar. Hanya saja apakah tenaga pengajar yang akan dipindahkan tersebut mau untuk dipindahkan ke daerah yang kekurangan tenaga pengajarnya. “Sehingga daerah yang kekurangan tenaga pengajar harus merekrut tenaga pengajar baru,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo menyampaikan untuk Ujian Utama tingkat SD sederajat, untuk di Palembang sebanyak 28.007 peserta ujian utama SD di Palembang. (korankito.com/ria)