Palembang Resmi Tuan Rumah Bowling

 

IMG-20160511-WA012

Palembang – Asian Games 2018 mendatang, Palembang resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan cabang olahraga Bowling. Hal ini merupakan hasil keputusan rapat yang diadakan oleh utusan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan pihak Olympic Council of Asia (OCA). Rapat yang berlangsung dari tanggal 10-11 Mei tersebut berlangsung di Hotel Lexington Legacy Kuta Selatan, Bali.

Dalam rapat tersebut dihasilkan keputusan bahwa adanya penambahan cabor bowling di kota Palembang. Penambahan ini dikarenakan pihak PB bowling menilai venue di Ancol sudah tidak standar. Jadi mereka memang meminta dipindahkan ke Palembang karena Palembang siap untuk itu.

“Jadi usulan kita sudah resmi diterima peserta meting, cabor bowling akhirnya digelar di Palembang. Sebenarnya kita mengusulkan tiga cabor tambahan untuk di gelar di Palembang, yakni Bowling, Aquatic dan Gymnastic. Namun pihak OCA hanya menyetujui cabor bowling,” ungkap Asisten Kesra Pemprov Sumsel H Akhmad Najib.

Sebagai salah satu utusan dari Pemprov Sumsel, ia menganggap hal ini akan memberikan reaksi positif terhadap penyelenggaraan Asian Games 2 tahun mendatang.

“Semua progres persiapan Asian Games di Palembang selalu kita laporkan secara lengkap di rapat kordinasi. Dengan demikian, diharapkan dapat terus menambah keyakinanan pihak OCA terhadap persiapan di Sumsel,” ujar Najib.

Sehingga apabila terjadi perkembangan baik dari sarana-prasarana dan lain-lain, maka akan menimbulkan kepercayaan terhadap pihak OCA. “Karena pihak OCA akan terus melakukan penilaian perkembangan, Palembang tentu saja akan menjadi atlernatif cabor yang belum siap termasuk juga aquatic nantinya,” pungkasnya.

Hadir dalam acara ini utusan Sumsel Asisten III Pemprov Sumsel H Akhmad Najib yang juga mewakili Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Hadir pula Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo, Kadis PU Cipta Karya Sumsel Basyaruddin Akhmad, Aminuddin, Kabid Industri Olahraga KONI Sumsel Nirmala Dewi, Kabid Media dan Humas KONI Sumsel Darmansa.

Acara dibuka oleh Kementrian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang diwakili oleh Hazwan Yunas, juga dihadiri oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir beserta jajaran Komite Eksekutif KOI dan pihak OCA yang di pimpin oleh Tsunekazu Takeda. (korankito.com/resha)