Bisa Dipercaya

Jambret Mahasiswi Ditangkap

Palembang – KORKIT

IMG_20160513_142909 (1)Ingin bayar sewa rumah tapi tak punya uang membuat Chandra Khirana (30) nekat menjambret. Apes, aksinya gagal dan ia nyaris dihakimi massa, sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian.

Petugas Polsekta Ilir Timur (IT) l Palembang, menangkap pelaku yang menjambret Suwarni (21), mahasiswi asal Mesuji, Rabu (11/5) malam.

Berita Sejenis

Baru Tiba di Palembang, Ponsel Dirampas Jambret

Butuh Uang Dua Sahabat Nekat Menjambret  

Usai Beraksi Jambret Didor Tim Tupai

1 daripada 21

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku (Chandra-red) bersama kedua rekannya melintasi Jalan Seroja Kelurahan 23 ilir, tepatnya di belakang PS Mall Palembang. Saat itu, korban yang dibonceng temannya baru saja keluar dari PS Mal. Pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario warna kuning bernopol BG 6431 JE, bersama kedua rekannya (DPO) yang berboncengan, tiba-tiba menggiring korban dan langsung melakukan penjambretan.

Korban langsung bereaksi dan mengejar pelaku. Beruntung jalanan macet, sehingga kendaraan yang ditumpangi pelaku terhambat jalannya. Dan, korban berhasil merampas kembali tasnya dan pelaku terjatuh dari kendaraannya.

Petugas yang sedang berpatroli langsung mengamankan pelaku. Sedangkan rekannya tancap gas, kabur.

Di hadapan petugas, pelaku yang tercatat sebagai warga Jl Talang Kerangga, RT 08, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat l Palembang ini mengatakan dirinya nekat menjambret karena desakan ekonomi.

Pelaku ingin membayar sewa rumah namun tak punya uang. Sementara pendapatannya sebagai kuli bangunan tak mencukupi kebutuhan untuk istri dan ketiga anaknya.

“Mau bayar rumah pak, belum bayar. Semenjak saya jadi kuli, kebutuhan saya makin sulit,” ungkap pelaku saat diamankan di Mapolsek Ilir Timur (IT) l Palembang.

Tersangka yang bertato di sekujur tubuhnya itu, mengaku baru sekali melakoni aksi ini. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan tas milik korban berisikan satu handphone dan uang senilai Rp 200 ribu.

Kapolsek Ilir Timur (IT) l Palembang, Akp Rivanda.Sik mengatakan, ada anggotanya yang berada di lokasi dan mengamankan pelaku sebelum diamuk massa.

“Pelaku dikejar oleh korbannya dan terjatuh. Namun beruntung ada anggota buser kita di sana dan langsung mengamankan pelaku. Saat ini pelaku sudah kita tahan dan kita jerat dengan Pasal 365 KUHP, ancaman hukumannya sembilan tahun penjara,” pungkas Rivanda. O kardo