Edhy: Masyarakat Jangan Terprovokasi

20160512_112415

Palembang – Penemuan stiker bergambar palu arit yang merupakan logo Partai Komunis Indonesia (PKI) di sejumlah wilayah kota Palembang harus disikapi dengan tenang. Penyebaran stiker itu disinyalir adanya pihak tertentu yang ingin memancing agar suasana memanas.

Ketua Fraksi Gerindra MPR RI Edhy Prabowo meminta aparat mencari tahu siapa pelaku yang memasang stiker tersebut. “Masyarakat juga harus tetap tenang dan tidak gampang terprovokasi atas beredarnya stiker itu,” kata Edhy Kamis (12/5).

Edhy juga mengingatkan, PKI sampai saat ini adalah organisasi terlarang karena hingga saat ini Tap MPR yang menyatakan hal tersebut belum dicabut. Sehingga statusnya sebagai organisasi terlarang masih berlaku.

“Saya juga meminta aparat mencari siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan stiker tersebut. Aparat harus mencari tahu siapa yang memasang. Ini bahaya laten, ancaman yang tidak kelihatan,” ujar Wakil Ketua DPD Partai Gerindra ini di Aula SMA Negeri 6 Palembang seusai Sosialiasi MPR.

Menurut Edhy, munculnya kembali lambang palu arit tersebut bentuk ancaman bagi bangsa. Pelaku penyebar lambang tersebut diduga mencoba  mencari perhatian dan mengukur sejauh mana kewaspadaan bangsa. “Saya pikir salah satu ancaman, sudah jelas dilarang coba muncul lagi. Ini mencoba mengukur kewaspadaan kita,” kata Edhy.

Edhy juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh beredarnya gambar tersebut.”Masyarakat harus tetap sejuk, tenang dan tidak mudah terprovokasi,” katanya.(korankito.com/reno)