Bisa Dipercaya

Bandit Kaca Spion Didor

IMG_20160511_155255
Palembang – Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polresta Palembang, berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian kaca spion mobil yang sering melancarkan aksinya di kota Palembang. Adapun, ketiga tersangka yakni, Andi alias Acong (26), Junaidi alias Teng dan Asep Dana Atmaja (28).

Dari ketiga pelaku, satu diantaranya yaitu Andi harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas kepolisian. Lantaran, saat disergap di rumah ayah angkatnya di kawasan Trikora Palembang, Senin (9/5) jam 18:00 WIB, ia hendak mencoba melarikan diri.

Tersangak Andi, mengatakan setiap kali melancarkan aksi pencurian, dirinya selalu ditemani oleh Asep. Lalu, setelah berhasil, barang hasil curian tersebut diberikan kepada Asep untuk dijualkan.

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

“Saya tidak tahu dia jual dengan siapa saja orangnya, dan harganya berapa. Kami sudah tiga kali melakukan aksi pencurian ini. Seinggat saya dikawasan Sekip, Plaju dan terakhir di kawasan Sentosa,” jelas Andi saat dimintai konfirmasi, Rabu (11/5) siang.

Ia melanjutkan, setelah memberikan barang curian kepada Asep, ia mendapatkan uang sebesar Rp71 ribu. “Uangnya saya belikan lem aibon, karena saya ini ngelem. Setiap hari bisa menghabiskan lem empat kaleng Pak. Saya ini pernah juga masuk penjara, karena kasus penodongan,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan berdasarkan laporan korban bernomor LP/ 1242- B / V / 2016 / Sumsel/Resta, tgl. 08 Mei 2016 dan LP/1243/V/2016/Sumsel/Resta, tgl.9 Mei 2016, pihaknya berhasil mengamankan tiga pelaku.

Dikatakannya, dengan mengendari sepeda motor Yamaha Vega warna hitam bernopol BG 4345 UC, ketiganya mengelilingi kota Palembang untuk mencari mangsanya. Mereka selalu mengincar, mobil yang terparkir tapi tidak dijaga petugas parkir.

“Setelah mendapatkan target, mereka langsung melancarkan aksinya dengan cara mematahkan spion mobil secara paksa, dan setelah mendapatkannya, di jual ke salah satu penadah dikawasan Pasar Cinde,” katanya.

Pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Kita akan terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, karena ada yang terlibat kasus penjambretan di TKP berbeda. Untuk barang bukti, kita berhasil mengamankan satu unit kaca spion mobil merk Avanza, dan sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi,” tutupnya. (korankito.com/denny)