Bisa Dipercaya

Usai Dijemput Teman, Rio Ditemukan Kritis Di Bawah Jembatan Keramasan

Jpeg
Jpeg

Palembang – Diduga terlibat perkelahian dengan temannya, Rio (22) warga Jalan Nilakandi, RT 04, RW 02, Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati, ditemukan dalam keadaan kritis dikawasan jalan Mayjen Yusuf Singadekane tepatnya di bawah Jembatan Keramasan, Musi II, Palembang, Selasa (10/5) sekitar pukul 12:00 WIB.

Mengalami luka memar dibagian kening, seperti bekas pukulan benda tumpul, dan luka lobang di bagian kepala sisi kiri, Rio dilarikan ke rumah sakit BARI Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berita Sejenis

Vendor ATM Dianiaya Atasan

Sedih, Minta Putus Gadis Cantik Malah Dianiaya Kekasih

Pelajar SMP Dikeroyok Enam ABG

1 daripada 32

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kakak Ipar korban, M Supriadi (29) mengatakan, sebelum ditemukan terkapar, sekitar pukul 07:00 WIB, korban dijemput oleh temannya bernama Boy warga Jalan Nilakandi, RT 35, Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati Palembang.

Lalu, sekitar pukul 08:00 WIB, keduanya pergi mengendari sepeda motor matic merk Mio Soul, tapi ia tidak tau secara pasti tujuan dari adik dan temannya itu. Sekitar pukul 09:30, keduanya kembali ke rumah mengambil handphone Rio yang tertinggal dirumah setelah itu keduanya kembali pergi.

“Saya melihat adik ipar saya itu, pergi dengan Boy, karena pagi-pagi Boy sudah berada di depan rumah untuk menjemput Rio. Kami tidak mengetahui tujuan mereka kemana, apakah mereka main atau kemana, karena mereka itu masih bujangan,” jelasnya.

Lanjutnya, sekitar pukul 12:00 WIB, dirinya mendapatkan kabar dari salah satu keluarga yang mengatakan ada satu orang yang terkapar di bawah Jembatan Keramasan. Setelah ia mendatangi lokasi kejadian, menemukan Rio sudah terkapar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit BARI.

“Saya mendapatkan kabar jam 12.00 wib siang, dari keluarga bernama Wawan yang mengatakan kalau ada orang terkapar di sana dan saya disuruh mengecek kesana, apakah Rio atau bukan. Ketika saya tiba di sana, memang benar itu adik ipar saya. Kalau, menurut orang-orang disekitar, sudah setengah jam Rio terkapar di sana,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kertapati, AKP Mayestika Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan memintai keterangan beberapa saksi guna mengetahui apa motif dari kejadian tersebut.

“Di lokasi kejadian, kita menemukan barang bukti sendal, sarung pisau dan dompet korban. Kita, akan terus melakukan penyelidikan dan mememintai keterangan empat saksi. Korban mengalami luka di bagian kepala,” jelas saat ditemui di rumah sakit BARI. (korankito.com/denny)