Bisa Dipercaya

Temukan Bayi Di Depan Rumah, Sulastri Anggap Berkah

 

IMG-20160510-WA0002

Palembang – Sulastri (58), warga Jl Kayu Awet, Perumahan Perawat, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang, tidak menyangka jika rumahnya menjadi tempat untuk membuang bayi. Bayi mungil berjenis kelamin wanita yang berusia sekitar setengah bulan itu, pertama sekali ditemukan Sulastri sekitar pukul 03.00 wib, Selasa (10/5).

Berita Sejenis

Penemuan bayi oleh Sulastri ini pun sempat membuat geger warga yang berada disekitar perumahan yang terletak tepat dibelakang kamar mayat RSMH Palembang. Ditemui Koran Kito dikediamannya, ibu empat orang anak ini tak menyangka jika tangisan yang ia dengar saat sedang tertidur lelap ternyata bayi yang dibuang ke rumahnya.

“Sekitar fajar, saya dengar suara tangisan di depan rumah, pertamanya terdengar kecil, tapi lama-lama tangisannya semakin keras. Saat saya buka pintu ternyata sudah ada bayi yang diselimuti kain merah dan sudah di bedong,” ungkap Sulastri.

Sulastri juga menambahkan, jika diatas tubuh bayi tersebut ditemukan sepucuk surat yang mengatakan jika orang tua bayi tersebut meminta untuk menitipkan anaknya dan tidak boleh diberikan kepada orang lain. Bahkan, di surat tersebut telah tertulis nama sang bayi yang diberi nama Nisa Nurfaiza. “Ada surat juga mas, dalam surat itu kami diminta untuk merawat bayi ini, bahkan bayi ini sudah diberi nama,” jelasnya.

Sulastri menganggap penemuan bayi tersebut adalah suatu berkah bagi keluarganya. Sebab, salah seorang anaknya yang sudah menikah selama enam tahun belum juga dikarunia anak. Hingga ia memutuskan untuk merawat bayi tersebut menjadi cucu. Bahkan , keluarga besarnya yang berada di Sungai Lilin pun sangat senang ketika mendapat kabar tersebut.

“Akan kami rawat mas, soalnya anak saya ada yang menikah dan sampai saat ini belum dikarunia anak. Saya berharap bayi ini akan membawa berkah untuk keluarga kami,” katanya seraya menambahkan jika penemuan bayi itu, ia beserta keluarga sudah melaporkan ke Polsek Kemuning.