DPRD Sumsel Segera PAW Luci

joncik
Palembang – Pasca putusan Pengadilan Tipikor PN Palembang terhadap anggota DPRD Provinsi Sumsel Lucianty Pahri dengan vonis 1,5 tahun penjara, DPRD Sumsel segera memproses pergantian antar waktu (PAW) istri Bupati Muba non aktif tersebut.

“Sudah kita kaji, sesuai usulan parpol dan intruksi pimpinan dan segera ada PAW kepada yang bersangkutan,” kata Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban kepada wartawan di gedung DPRD Sumsel, Selasa (10/5).

Dikatakan Ramadhan, sesuai aturan pasal 64 tatib DPRD Sumsel, pemberhentian anggota dewan berdasarkan tiga syarat yakni, mengundurkan diri, meninggal atau diberhentikan. “Dinyatakan bersalah pengadilan dan memiliki kekuatan hukum tetap. Melihat ketentuan tersebut maka sudah sesuai kajian untuk diusulkan PAW,” ungkapnya.

Namun, Ramadhan masih belum mau menyebutkan siapa yang disulkan untuk menggantikan anggota komisi I DPRD Sumsel dari Partai Amanat Nasional itu.

Sementara itu, ketua Fraksi PAN, Joncik Muhammad membenarkan PAW Luci sudah diusulkan. Meskipun demikian partai menunggu proses inckrah secara yuridis. “Jika tidak banding, langsung proses,” ujar Joncik.

Menurutnya, ibu Luci sudah ikhlas terhadap proses ini. Apalagi yang bersangkutan sudah keluar vonis sehingga partai juga memiliki landasan hukum untuk melakukam proses PAW. “Calon PAW, suara terbanyak ke-3 dari dapil Muba dan Banyuasin, PAN memiliki 2 kursi dari dapil itu,” ungkapnya.

Masih menurut Joncik yang juga ketua komisi 2 DPRD Sumsel ini, proses PAW ini melalui usulan partai, kemudian ke DPRD untuk dikaji dan selanjutnya ke KPU Sumsel. Setelah itu, kembali lagi ke DPRD Sumsel dan diteruskan ke Gubernur Sumsel untuk  mendapat persetujuam Kemendagri. “PAW juga dilakukan kepada anggota DPRD Muba yang terlibat, tentunya pasca inkrach,” pungkasnya. (korankito.com/reno)