Bisa Dipercaya

Terlibat Narkoba, 5 Anggota Kodam II Sriwijaya Dipecat

IMG-20160509-WA0005Palembang – Sebanyak lima anggota Kodam II Sriwijaya dipecat dengan tidak hormat dari kedinasannya . Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini dikarenakan kelima prajuriy tersebut melakukan pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi yakni menyalahgunakan narkotika. PTDH kelima anggota Kodam II Sriwijaya ini dilakukan langsung oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson.

Purwadi mengatakan, pemecatan ini membuktikan bahwa pimpinan TNI AD sangat komitmen terhadap keputusannya. Apabila ada anggota TNI AD yang melanggar, maka akan diberikan sanksi tegas hingga pemecatan secara tidak hormat,apalagi terlibat dalam narkoba.

“Pemecatan anggota TNI AD secara tidak hormat ini adalah bentuk ketegasan dari pimpinan TNI AD dalam memerangi narkoba di seluruh jajaran TNI AD di mana pun berada. Apalagi sekarang ini Indonesia sedang “Darurat Narkoba”,” kata Purwadi usai pembukaan Apel Dansat dijajaran Kodam II Sriwijaya di lapangan Yonif 200/Raider, Senin (9/5).

Berita Sejenis
1 daripada 3

Lima anggota Kodam II Sriwijaya  yang dipecat akibat penyalahgunaan narkoba itu yakni Serka Paulus Pilatus Hendro anggota Rindam II/SWJ, Serda Supangat anggota Rindam II/SWJ, Prada Wilson anggota Yonif 144/JY, dan Koptu Agus Prasojo .anggota Kodim 0418 Palembang.

Pemecatan lima anggota TNI AD ini adalah sebagai tindak lanjut dari keputusan Pengadilan Militer I-04 Palembang yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yakni Keputusan KSAD Nomor kep/F7-11/IV 2016 tertanggal 29 April 2016.

Dilanjutkan Purwadi, keputusan tersebut dikeluarkan sebagai suatu tindakan hukuman bagi yang bersangkutan akibat perbuatan pelanggaran yang dilakukan sekaligus realisasi dari komitmen Pimpinan TNI AD.

“Sekecil apapun yang dilakukan prajurit harus diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dan apabila suatu tindakan tidak bisa ditoleransi, konsekuensinya akan ditindak tegas sampai pada proses pemecatan,” ujar jenderal bintang dua ini.

Purwadi berharap, dengan adanya sanksi tegas pimpinan yang diberikan kepada lima anggota TNI AD tersebut dapat dijadikan pelajaran moral bagi segenap prajurit jajaran Kodam II Sriwijaya karena dampaknya selain dapat merugikan satuan, juga berdampak bagi diri dan kehormatan keluarga.

“Masih ada satu prajurit TNI AD yang hingga kini masih dalam proses terkait penyalahgunaan narkoba yakni Praka Dirga Rahmad anggota Rindam II Sriwijaya yang sedang melakukan proses banding,” pungkas Purwadi. (korankito.reno)