Bisa Dipercaya

Lahat Raih Penghargaan Grand Award AITIS

Pameran AITIS

Lahat – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sukses menggelar Indonesian Investment week ke-12 atau APKASI International Trade  Investment Summit (AITIS) sejak 5 Mei hingga 7 Mei 2016 lalu di Jakarta International Convention Center (JICC). Pada gelaran AITIS tahun ini, Kabupaten Lahat mengikuti  untuk pertama kalinya dan langsung mendapatkan penghargaan Grand AITIS 2016 dari Presiden Ir H Joko Widodo.

Dijelaskan Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kepala Bapeda Drs Masroni, tujuan pameran ini, memamerkan potensi unggulan daerah masing-masing. Ada beberapa item yang diikuti Kabupaten Lahat antara lain sektor pertambangan yang menampilkan PLTU Mulut tambang, kedua geothermal, ketiga pembangkit  listrik tenaga  mikro hidro PLTMH, serta sektor pariwisata, Kehutanan dan perkebunan, pariwisata dan UMKM.

Berita Sejenis
1 daripada 26

“Untuk Pariwisata, yang kita tampilkan yakni investasi untuk membentuk kawasan wisata terpadu di Kecamatan Gumay Ulu untuk megalith, air terjun dan arung jeram. Sektor perkebunan dan kehutanan, investasi yang ditawarkan yakni karet khususnya pengolahan bahan baku karet menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Ada pendirian pabrik karet. Untuk kopi, menghimpun, membina petani kita menjadikan kopi Lahat  berskala ekspor,” terangnya.

Dilanjutkan Masroni, untuk UMKM sendiri yang ditawarkan kegiatan hilir mengacu pada pengembangan kopi organik di Gumay Ulu, Desa Sumber Karya yang sekarang sudah berjalan.

“Sesuai arahan AITIS, kita adalah potensi hulu dan hilir yang digarap. Kita tambah lagi kemudahan perijinan usaha (investor) yang masuk ke Lahat,” paparnya.

Menurut Masroni bahwa sudah ada investor yang  meminta informasi seluruh sektor, dominan mereka meminta terkait dengan PLTMH mengingat perlu dikembangkan tenaga listrik ramah lingkungan.

“Investor yang banyak bertanya dari Cina, Korea,  Jerman dan Belanda. Ada juga beberapa investor  dari indonesia,” katanya.

Ditambahkannya, bahwa menarik orang untuk berinvestasi, Lahat memberikan kemudahan dalam perijinan. “Dengan demikian masyarakat yang akan berinvestasi di Lahat berbondong-bondong. Orang Lahat sendiri akan berkembang ekonominya, bisa dibayangkan nilai yang bakal ditanamkan investor dan keuntungannya buat masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu contoh tentang menjadi promosi  yang dilakukan Lahat mengikuti event pariwisata, karena masih banyak yang dikembangkan. Dalam Pameran HUT Lahat sendiri nanti ada Pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) yang menampilkan potensi daerah Lahat. “Ajang promosi yang mendukung Lahat jelas kita Ikuti. Kerjasama masing-masing SKPD dan pihak terkait saling mendukung dalam even AITIS yang diikuti 360-an kabupaten di Indonesia ini,” terangnya.

Tak lupa, dirinya berterimakasih pada semua SKPD yang ikut berperan serta, sehingga menjadi Stand terbaik Grand Award pertama kali jatuh buat Lahat. “ Penghargaan ini tertinggi untuk AITIS, baru pertama kali kita mendapatkannya, penilaian  secara menyeluruh Lahat memiliki data yang kita bisa dipertanggungjawabkan, dari beberapa aspek, dan akurat,” tegasnya. (korankito.com/rika)