Korban Mutilasi, Anggota DPRD Lampung?

IMG_20160421_201337Palembang-Kasus mutilasi yang menggegerkan warga OKU Timur, 19 April lalu, sepertinya bakal menemui titik terang. Jenazah korban yang ditemukan hanya bagian kepala dan sepasang kaki di aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.

Saat dikonfirmasi tentang pengembangan kasus tersebut, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Sumarso mengakui saat ini sudah ada warga yang melapor berasal dari Lampung. Mereka datang ke Polda Sumsel untuk melaporkan anggota keluarganya yang merupakan anggota DPRD Bandar Lampung, hilang sejak beberapa minggu yang lalu. “Benar, sempat ada warga Lampung datang ke sini, mereka bilang salah satu keluarganya yang jadi anggota DPRD di sana hilang,” ungkap Sumarso, Senin (9/5).

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mengarahkan pelapor menuju kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Namun, pihak keluarga tidak bisa lagi mengenali mayat lantaran kondisi mayat yang sudah membengkak dan sulit dikenali.

“Sudah tidak dikenali lagi. Pasti akan kita lakukan tes DNA juga. Kita siap lakukan untuk mencocokkan,” ujarnya.

Namun Kombes Sumarso enggan menyebutkan identitas pelapor termasuk identitas anggota DPRD Bandar Lampung yang dilaporkan hilang tersebut. “Nanti saja ya, soalnya masih penyelidikan,” kilahnya.korankito.com/kardo