PD Pasar Berencana Naikkan Sewa Lapak Kios Pasar 

asisten-iv-setda-palembang-bidang-kesra-asnawi-p-ratu

Palembang – Pedagang yang selama ini menempati lapak dan kios di seluruh pasar yang ada di Palembang tampaknya harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya berencana akan menaikkan retribusi sewa lapak dan kios di seluruh pasar yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Palembang.

Dikatakan Dirut PD Pasar Palembang Jaya, Asnawi P Ratu yang mengatakan rencananya kenaikan sewa lapak kios sendiri akan diberlakukan pada pertangahan tahun ini. Berdasarkan survei yang telah dilakukan pihaknya, harga sewa lapak dan kios pasar-pasar di Palembang sudah tidak sesuai lagi.

“Dibandingkan dengan kota-kota lainnya seperti seperti  Bogor, Bandung, dan Surabaya, harga sewa lapak kios ini masih minim. Itu hasil survey kita di kota yang setara dengan Kota Palembang,” katanya, Minggu (8/5).

Menurutnya, kenaikan harga sewa lapak kios ini hanya menunggu diterbitkannya Peraturan Walikota (Perwali).

“Salah satu tolak ukur kenaikan harga sewa lapak kios ini mengacau kepada  Perwali yang ditetapkan tahun 2011 lalu. Jadi sudah sangat pantas harga sewa lapak kios di pasar dinaikkan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan ‪harga sewa kios di Pasar Cinde yang masuk kategori A saja hanya berkisar Rp 250 ribu per tahun. Jelas sudah tidak sesuai dengan kondisi, terlebih saat ini hampir sebagian besar terus diperbaiki.

‪”Jadi kita putuskan harga sewa seluruh pasar harus naik. Kita pasti akan lakukan sosialisasi lebih dulu ke pedagang, tidak langsung dinaikkan bila nanti Perwali sudah di terbitkan,” ucapnya.

‪Mengenai besaran kenaikan, Asnawi mengakui belum mengetahui secara pasti angkanya. Namun ia memastikan, besaran kenaikan akan disesuaikan dengan tipe pasar dan peningkatan pelayanan dari PD Pasar Palembang Jaya bagi kenyamanan seluruh pedagang.

‪”Besarnya pasti sesuai dengan pelayanan yang diberikan ke pedagang. Ya kemungkinan berkisar 20 persen dari harga sewa selama ini,” ucapnya seraya menambahkan belum akan menaikkan retribusi harian sebesar Rp 5 ribu per pedagang. (korankito.com/ria)