Siswa SMA Mulai Rayakan Kelulusan

IMG-20160507-WA0002

Palembang – Meskipun pengumuman kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) belum diumumkan oleh pihak sekolah. Sebagian siswa yang ada di kota Palembang sudah mulai merayakan kelulusannya, dengan melakukan aksi konvoi di jalan disertai dengan aksi corat-coret baju seragam yang mereka kenakan.

Pantauan Koran Kito, tampak siswa-siswa dari berbagai sekolah yang ada di Palembang sudah ramai berkumpul di seputaran Masjid Taqwa atau di kenal dengan Kambang Iwak Kecik. Tampil dengan seragam sekolah yang sudah di coret-coret, mereka tampak bergembira merayakan kelulusan sekolahnya. Salah satu siswa yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kegiatan yang mereka lakukan sebagai kegembiraan merayakan kelulusan, meskipun pengumuman kelulusan belum di umumkan oleh pihak sekolah.

“Lulus dak lulus yang penting konvoi dulu,” katanya, Sabtu (7/5).

Aksi konvoi siswa sekolah dengan menggunakan kendaraan roda dua itu menyusuri jalan Srijaya menuju ke arah SMA N 10 Palembang dan bergabung dengan sebagian siswa lainnya yang telah menunggu di depan sekolah tersebut.

Terpisah Kepala Sekolah SMKN 1 Palembang Zulkarnain kepada media ketika di mintai konfirmasinya mengatakan pengumuman kelulusan siswa SMKN 1 Palembang baru akan di umumkan pada malam hari nanti.

“Ya kita akan umumkan malam nanti. Jam sepuluh nanti malam baru bisa di buka di website kita. Seluruh untuk SMK kemungkinan SMA juga begitu” katanya.

Zulkarnain menjelaskan alasan mengapa pengumuman kelulusan sekolahnya diumumkan pada malam hari karena untuk menghindari aksi dari siswa yang setelah mengetahui kelulusan akan merayakannya dengan aksi konvoi bersama dan coret seragam. Kendati demikian ia yakin tidak ada siswanya yang melakukan aksi konvoi di jalan dan coret seragam.

“Sudah dari tahun-tahun lalu tidak ada siswa kami yang melakukan itu,” tukasnya.

Terpisah Kadisdik Sumsel, Widodo ketika dihubungi via telepon mengatakan mengenai Kelulusan siswa SMA,SMK, MAN di tentukan oleh sekolah masing-masing.

“Sekolah masing-masing mempunyai otoritas penuh dalam menentukan kelulusan  Dalam hal ini Diknas Sumsel tidak bisa mengintervensi masalah kelulusan ini,” ujarnya.

Dan mengenai jumlah siswa yang lulus tahun 2016 di serahkan kepada Diknas di kabupaten/kota masing-masing. (korankito.com/ria)