Bisa Dipercaya

Warga Binaan Tetap Mendapat Perhatian Bupati Aswari

IMG_5360Lahat-Mendadak Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai SE yang baru saja tiba di Kota Lahat, Jumat (29/4) siang mendatangi Lapas Klas IIA, langsung melaksanakan Shalat Jumat di sana, sekaligus makan siang dengan warga binaan Lapas.

Bupati Aswari mengatakan bahwa sebelum tiba di Lahat, dirinya sempat singgah di Muara Enim dan bertemu dengan seorang tukang ojek saat dirinya berhenti di sebuah SPBU. “Taunya si Tukang ojek menyapa, dio manggil-manggil aku Kak Wari. Kutanyoke, ruponyo dio sudah pernah ketemu waktu berada di Lapas Klas IIA,” Kata Aswari dalam logat Lahat.

Rupanya selama dalam Binaan Lapas Klas IIA, dijelaskan Aswari bahwa tukang ojek itu mengingat setiap kunjungannya. Saat ini tukang ojek berpenghasilan tetap Rp 50ribu/hari. “Intinya, kalau kita berusaha dan belajar dari pengalaman yang ada bisa berubah. Bisa menjadi orang yang berhasil. Mungkin sekarang Tukang Ojek hanya mendapatkan rejeki hanya Rp50ribu/hari. Tapi jika usahanya semakin baik, makin mengalir rejekinya,” ungkapnya.

Berita Sejenis

Anda Pasangan Muda? Ini Pilihan Rumah Menarik untuk Anda

Polisi Linggau Belajar Mandikan Jenazah

Buron 8 Bulan, Pembobol Rumah Dipelor

1 daripada 3.083

Aswari bangga sebab saat Sholat Jumat, yang memberi Kutbah Jumat adalah warga binaan. “Saya tidak menyangka Muadzin dan yang memberi kutbah jumat warga binaan. Saya harap teman lainnya juga mau belajar,” tegasnya.

Dirinya juga dengan tegas menolak peredaran Narkoba di Lapas. Karena hunian dari 391 warga binaan 40 persen yang bermasalah dengan Narkoba. “Sipir dan petugas Lapas. Jangan sampai peredaran narkoba ada di sini. Mereka yang dibina itu sakit, berarti selama dalam binaan harus sembuh dan menghindari Narkoba,” terang Aswari.

Kepala Lapas Klas IIA Rosyidin BC IP menyambut Aswari dan jajarannya yang rutin datang ke Lapas. “Kita sangat berterimakasih. Selain itu butuh dukungan untuk perwujudan klinik pratama di Lapas ini. Terutama dari Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit,” paparnya.

Muadzin yang dilakukan oleh Rico dan Kutbah Jumat disampaikan oleh Nursa yang keduanya warga binaan Lapas. Isi kutbah mengajak semua untuk bertaubat. “Allah menerima taubat umatnya, siapapun dia. Maka bersungguh-sungguhlah kita melakukannya,” paparnya.rika