Bisa Dipercaya

Warga Minta Traffic Light Simpang Arhanud Pakjo Diperbaiki

_20160430_135217 (1)Palembang – Sejak dipasangnya traffic light (lampu lalu lintas) dipersimpangan Arhanud Wayhitam Pakjo Palembang beberapa waktu lalu, arus lalu lintas di simpang empat itu semakin tak teratur bahkan sering terjadi kemacetan.

Dari pantauan Koran Kito, tidak jarang karena situasi lalu lintas yang kacau itu membuat sejumlah warga dan pengendara harus ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas yang setiap siang dan sore selalu mengalami kemacetan. Bahkan, akibat kemacetan itu, sering juga terjadi keributan antar pengguna jalan karena tidak ada yang mengalah. Kondisi itu pun membuat warga dan pedagang yang berada disekitaran jalan harus menjadi pengatur lalu lintas lantaran tak ada petugas yang turun langsung.

Salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya ini mengaku, jika rambu lalu lintas di sekitaran simpang empat Pakjo tersebut sejak pertama dipasang beberapa tahun lalu berfungsi. Namun, dikarenakan ruas jalan yang kecil dan padat, membuat para pengendara tak bisa mengikuti rambu lalu lintas. Akhirnya, rambu tersebut hanya menyala lampu kuningnya saja.

Berita Sejenis
1 daripada 3.082

“Dulu lampunya semua berfungsi. Tapi jalannya kan kecil, jadi sedangkan jumlah kendaraan banyak sehingga antrian kendaraan saat lampu menyala merah sangat panjang yang ujungnya saling serobot untuk ke depan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengaku jika setiap hari, ia bersama warga yang lain harus ekstra keras mengatur jalan yang  macet. Kalau dibandingkan dengan kondisi lalu lintas sebelum lampu merah tersebut dipasang, kondisi lalu lintas di jalan tersebut tak seburuk seperti sekarang.

“Tiap hari kami harus turun langsung mas mengatur lalu lintas disini. Kadang kami harus sabar kalau banyak pengendara yang tak mau mengalah. Dari dulu tidak ada satu pun petugas yang mengatur lalu lintas disini,” jelasnya.

Untuk itu ia dan warga setempat berharap agar pemerintah kota bisa memperbaiki kembali trafficlight yang ada dan menurunkan petugas langsung agar para pengendara bisa tertib. Pemerintah juga harus bisa mencari solusi agar kemacetan di jalan tersebut tidak setiap hari terjadi.

“Kami berharap semoga ada petugas yang turun langsung menertibkan kacetan didaerah ini, sebab untuk apa jika dipasang rambu lalu lintas jika akhirnya tidak berfungsi dan malah menambah kemacetan,” tutupnya. (korankito.com/kardo)