Bupati Aswari Dukung Sensus Ekonomi di Lahat

Lahat – Bupati Kabupaten Lahat, Saifudin Aswari Riva’i menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 yang akan dilakukan mulai 1-30 Mei mendatang. Dukungan ini disampaikannya saat menerima Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lahat, Yudhistira Arya Noegraha di pendopoan rumah dinasnya, Jumat (29/4).

Aswari Rivai SE yang didampingi Bunda Lisa Aswari panggilan akrab RR Kurnia Sismartianti Aswari mengatakan dengan dilakukannya sensus ekonomi ini maka akan diketahui potretekonomi di kabupaten Lahat, mulai dari usaha rumah tangga, kecil hingga usaha besar. Sensus ini pun nantinya akan menjadi landasan penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan bagi kabupaten Lahat.

“Sensus ekonomi ini sangat berguna sebagai landasan penyusunan kebijakan pemerintah. Data yang dihasilkan akan memberikan arah kebijakan pelaksanaan pembangunan. Dengan adanya sensus, kita akan mengetahui potensi ekonomi yang dimiliki Lahat. Sensus ini akan membimbing kita dalam melakukan kegiatan ekonomi di Lahat,”

Aswari pun meminta agar pada pelaksanaan sensus ekonomi yang akan berlangsung selama satu bulan penuh itu, petugas sensus betul-betul menggali setiap kegiatan perekonomian yang ada di kabupaten Lahat mulai dari usaha rumah tangga hingga usaha besar bahkan yang ada di pemerintahan kabupaten Lahat.

“Digali dari kegiatan perekonomian masyarakat baik perorangan maupun perusahaan serta pemerintahan, sebab bisa jadi ada kegiatan ekonomi di sekitar kantor pemerintahan, misalnya koperasi dan kantin. Jadi dengan begitu kita tahu pertumbuhan ekonomi di Lahat ini seperti apa untuk merencanakan kebijakan ke depannya,” terang Aswari.

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lahat, Yudhistira Arya Noegraha mengatakan dalam melakukan sensus ekonomi nanti, pihaknya akan melakukan pendataan usaha mulai dari rumah tangga hingga usaha besar lainnya seperti perusahaan-perusahaan. Bahkan, jika memang di pemerintahan ada kegiatan ekonomi maka pihaknya pun akan melakukan sensus ke tempat tersebut.

“Sensus perdana, nanti tanggal 1 Mei, kita mulai Jumat (29/4) ini dalam rangka sosialisasi sesuai dengan himbauan dari BPS pusat. Sosialisasi pada masyarakat, lingkungan pemerintah dan pengusaha. Petugas kita juga nantinya akan masuk ke kantor pemerintahan dan perusahaan. Sebagai awalan kita sosialisasi kepada bupati Lahat sekaligus mendata rumah tangganya,” kata Yudhistira.

Menurut Yudistira, BPS Lahat dalam mensosialisasikan sensus ekonomi ini, selain dalam bentuk spanduk dan baliho, sosialisasi juga dilakukan dengan memberikan pembelajaran pada masyarakat. Ini dilakukan agar masyarakat dapat berperan aktif dalam menyukseskan sensus ekonomi. “Kita berharap supaya masyarakat kooperatif jika nantinya dikunjungi petugas sensus,” pintanya.

Untuk di Lahat, menurut Yudistira, kemungkinan ada beberapa desa yang tidak dilakukan sensus. Ini dikarenakan, di desa tersebut tidak memiliki potensi usaha di rumah tangganya. “Pendekatan yang dilakukan BPS ada 2 yakni pendekatan rumah tangga dan pendekatan establish. Jadi kalau kantor dan perusahaan jelas apabila kegiatan tersebut ada nilai ekonomis. Nah, rumah tangga yang jelas punya usaha ekonomis misalnya usaha online, kos-kosan, usaha kaki lima yang didata, atau sesuai lokasi usaha,” papar Yudhistira. (korankito.com/rika)