Bisa Dipercaya

Buron 8 Bulan, Marlin Ditangkap di Tangerang

_20160429_155602Palembang – Setelah sempat buron selama delapan bulan akibat kasus percobaan pembunuhan, Sumarlin alias Marlin (33) akhirnya berhasil dibekuk Unit Jatanras Polda Sumsel di Tanggerang Banten, Kamis (29/4).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Marlin (tersangka) ditangkap petugas karena terjerat kasus percobaan pembunuhan terhadap korban bernama Farkon. Percobaan pembunuhan itu ia lakukan usai bermain judi bersama korban di Desa Anyar kabupaten OKU Timur.

Saat itu, tersangka yang saling singgung dengan korban, merasa sakit hati dan langsung menembak secara membabi buta kearah korban yang saat itu hendak menaiki mobil. Akibat ulah tersangka, korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tembak dibagian perut.

Berita Sejenis

Anda Pasangan Muda? Ini Pilihan Rumah Menarik untuk Anda

Polisi Linggau Belajar Mandikan Jenazah

Buron 8 Bulan, Pembobol Rumah Dipelor

1 daripada 3.083

Dihadapan petugas, usai melakukan penembakan tersebut, tersangka mengaku langsung melarikan diri ke Tanggerang untuk tinggal bersama rekannya. “Setelah penembakan itu, saya langsung ke Tanggerang. Saya dakit hati waktu itu terseinggung dengan perkataan korban” ungkap Marlin saat diamankan di Mapolda Sumsel, Jumat (29/4).

Kasubdit lll Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Hans Rahmatullah mengatakan jika tersangka sudah lama menjadi target operasi petugas. Setelah mendapatkan informasi, pihaknya pun langsung menjemput tersangka di Tanggerang dan langsung membawanya kembali ke Palembang.

“Sekitar tiga hari yang lalu kita mendapatkan informasi bahwa tersangka berada Tangerang. Untuk itu, tim kita langsung ke sana untuk menjemput tersangka dan baru tiba sekitar pukul 09:00 Wib Pagi tadi. Saat ini pelaku masih kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Hans.

Disinggung mengenai senjata api berjenis FN yang digunakan tersangka, Hans menjelaskan jika saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan kepada tersangka dari mana senjata itu didapat oleh tersangka.

“Masih kita dalami dari mana tersangka mendapatkan senjata tersebut. Saat ini tersangka akan kita jerat pasal 351 ayat 2 dengang ancaman kurungan diatas lima tahun penjara” pungkas Hans. (korankito.com/kardo)