Menipu, Dilla Kembali Duduk di Kursi Pesakitan

IMG-20160427-WA0011Palembang – Abdilla alias Dilla (44), warga Jalan Ali Gatmir RT 09 Kelurahan 10 Ilir Kecamatan IT II Palembang kembali duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Palembang. Ia harus menjalani sidang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya melakukan penipuan.

Saksi yang dihadirkan di persidangan dengan agenda keterangan saksi, Rostina menjelaskan bahwa dirinya tertipu dengan ulah terdakwa selama ini dengan cara meminta imbalan sebesar Rp23 juta, dimana terdakwa mengaku bisa membebaskan kakaknya ketika digelandang ke BNNP Sumsel karena diduga melakukan tindak pidana penyalagunaan narkotika.

“Untunglah pak, saat menyerahkan uang itu ada tanda terima berupa kwitansi jika tidak ada tanda terima sudah kami tidak taHu jadinya Pak Hakim,” kata saksi yang merupakan warga Jalan Ali Gatmir, Lorong Masawa, RT 08, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT II Palembang.

Setelah saksi diambil keterangannya, Majelis Hakim yang diketuai Firman Pangabean SH didampingi dua hakim anggota yakni Kamaludin SH dan Eliwarti SH memutuskan bahwa sidang ditunda hingga pekan depan. “Sidang kita lanjutkan pada pekan depan dengan agenda keterangan terdakwa,” jelas Firman.

Diketahui sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Palembang, Yetty Febrianti SH telah mendakwa perbuatan terdakwa Abdilla alias Dilla dengan dakwaan pertama dalam pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 dan atau dakwaan kedua pasal 378 KUHP Jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. (korankito.com/ria)