Ingin Masukan Cucu Polisi, Malah Tertipu Polisi Gadungan

IMG-20160427-WA0015Palembang – Malang, nasib Runisah (58) warga Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II Gang Berdikasi RT 01 RW 04 kelurahan Desa Pasar II kecamatan Muara Enim kabupaten Muara Enim. Niat hati ingin memasukan cucunya, (Hengki Irawan menjadi polisi, malah tertipu oleh polisi gadungan. Akibat penipuan itu, korban harus merelakan uang sebesar Rp15 Juta dilarikan pelaku. Atas kejadian ini, Runisah pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (27/4) siang, dengan harapan agar pelaku cepat ditangkap.

Di hadapan petugas SPKT, Runisah menceritakan peristiwa yang menimpanya bermula saat pelaku mampir ke warung nasi uduk milik anaknya, yang bernama Farida. Kemudian keduanya asik bercerita, dan pelaku menawarkan bisa memasukan seseorang menjadi anggota kepolisian. Setelah mendengarkan cerita dari pelaku, Farida pun mengutarakan kepadanya bahwa ada orang (pelaku) yang bisa memuluskan langkah HI mengikuti tes Secaba Polri.

“Kami sempat percaya dengan dia, dan mengajaknya ke rumah, karena belum ada uang dan sedikit ragu, jadi kami hanya bertemu saja. Lalu, pelaku bilang kalau memang benar ingin memasukan HI, menjadi polisi, nanti temui dirinya di Palembang,” jelas Runisah.

Selang beberapa hari, lanjut Runisah, tepatnya hari Selasa (26/4) sekitar pukul 23:00, dirinya beserta keluarga bertemu dengan pelaku di rumah makan Selera Baru, Palembang.

“Saya bersama dengan yang lain berangkat ke Palembang, waktu itu saya membawa banyak sayuran, nasi kentang, dan tempoyak untuk dia. Ternyata, pelaku mengajak bertemu di TKP untuk membicarakan hal itu,”ucapnya.

Usai pertemuan tersebut, HI bisa menjadi seorang anggota polisi dan pelaku meminta uang sebesar Rp30 juta, untuk memuluskan langkah HI saat menjalani tes. “Namun, karena kami belum punya uang, jadi diberikan dulu Rp15 juta, dan berjanji Rp15 juta sisanya akan menyusul,”kata Runisah.

Menurutnya, pelaku akhirnya mau menerima uang Rp15 juta tersebut dan meminta izin untuk mengajak HI menemui seorang temannya di suatu tempat. “Uangnya, sudah diterimanya dan menyepakati janji kami. Setelah itu, dia pergi membawa cucu saya sembari meninggalkan kartu nama, dengan nama Kompol BA (Bahri Arifin) staf Polda Sumsel,” katannya.

Namun sial, belum jauh pelaku pergi bersama cucunya, sekitar 30 meter dari TKP, HI diturunkan oleh pelaku di jalan. “Kami merasa kecewa dan ditipu, kalau saya melihat pelaku ini bukan polisi. Oleh karena itu saya datang kesini, untuk melaporkan dia, berharap agar cepat ditangkap,” harapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede, terkait laporan korban mengatakan, pihaknya sudah mengambil keterangan korban dan laporan korban pun sudah diterima pihaknya,” Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti,” ungkapnya. (korankito.com/denny)