Bisa Dipercaya

Besok, Distribusi 2.594 Koli Soal UN SMP

IMG_0608Palembang – Sebanyak 133.960 siswa SMP/MTs negeri maupun swasta akan mengikuti Ujian Nasional (UN) yang akan digelar pada 9-12 Mei mendatang. Dinas Pendidikan Sumatera Selatan pun akan melakukan pendistribusian soal UN dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) ke 17 Kabupaten/Kota pada Kamis (29/4) besok.

“Jumlah soal dan LJUN yang akan didistribusikan nanti sudah termasuk soal dan LJUN cadangan yang akan dikirim ke 17 Kabupaten/kota,” ujar Kadisdik Sumsel, Drs Widodo MPd saat serah terima soal UN di komplek Pergudangan Sriwijaya Mas Palembang, Rabu (28/4).

Dijelaskan Widodo, pihaknya sengaja mempercepat proses distribusi soal dan LJUN mengingat beberapa daerah di Sumsel saat ini ada yang mengalami kebanjiran. Untuk itu pihaknya mengantisipasi supaya proses distribusi ini tidak terkendala.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

“Proses distribusi akan melalui 7 rute yaitu Rute 1 OKI, OI. Rute 2 OKU, OKUT, OKUS. Rute 3 Prabumulih, PALI. Rute 4, Muara Enim, Lahat, Pagaralam. Rute 5, Banyuasin, Muba, Lubuk Linggau. Rute 6, Mura, Empat Lawang, Muratara. Rute 7, Palembang. Untuk distribusi di Palembang akan dilakukan pada 3 Mei,” tuturnya.

Menurut Widodo, pihaknya berkeyakinan pelaksanaan UN SMP hasil nilai integritasnya mendapatkan hasil yang baik. “Kejujuran UN SMP pasti akan baik, tahun kemarin juga hasil integritas UN SMP maksimal,” katanya.

Untuk tahun ini, ungkap Widodo, pelaksanaan UN SMP yang menggunakan sistem Computer Bassed Tes (CBT) ada sembilan sekolah. Jumlah ini meningkat dari tahun 2015 lalu, dimana hanya ada satu sekolah yang melaksanakan UN menggunakan sistem CBT. “Tahun ini meningkat, ada delapan sekolah yang menyatakan siap untuk melaksanakan UN CBT tahun ini, kalau tahun sebelumnya kan hanya satu sekolah. Untuk proses scanning LJUN SMP akan di-handle pihak Disdik Sumsel. Ada 8 mesin scanning yang disiapkan untuk pemindaian data,” pungkasnya. (korankito.com/reno)