Bisa Dipercaya

Pengedar Upal Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

20160426_145609Palembang-Terdakwa Nurhasanah alias Sana (37) dan Sarnubi alias Tubi (21), warga Jalan Sungai Pinang, Lorong Berdikari, RT16, Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, harus duduk di kursi pesakitan karena mengedarkan uang palsu.

Keduanya harus  menjalani sidang perdana atas dugaan kepemilikan dan mengedarkan uang palsu. Nurhasanah dan Sarnubi terancam hukuman 15 tahun penjara pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (26/4).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yunita SH menjelaskan, terdakwa Nurhasana dan Sarnubi didakwa memiliki, menyimpan atau mengedarkan uang palsu. Keduanya didakwa melanggar pasal 26 ayat (1) jo pasal 36 ayat (1) Undang Undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. Dakwaan kedua melanggar pasal 26 ayat (3) Undang Undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang atau dakwaan ketiga dalam pasal 244 KUHP jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP serta dalam dakwaan keempat pasal 245 KUHP jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. “Sebanyak 60 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu dijadikan barang bukti,” kata JPU Yunita.

Berita Sejenis
1 daripada 3.093

Usai pembacaan dakwaan, majelis hakim yang dipimpin Togar SH memutuskan sidang dilanjutkan pekan depan. “Sidang kita tunda dilanjutkan pada pekan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi,” pungkas Togar.korankito.com/ria