Kader PKK Jangan Ketinggalan

_MG_7978Lahat-Peringatan Hari Kartini, pada Rabu (21/4), dilaksanakan Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Tim Penggerak PKK Lahat.

Ketua PKK Hj RR Kurnia Sismartianti Aswari yang biasa disapa Bunda Lisa, mengatakan, sebagai kaum perempuan Indonesia secara kodrati perempuan supaya tidak lupa tugasnya di tengah keluarga, menerapkan emansipasi yang tidak kebablasan.

”Perjuangan RA Kartini membuat perempuan Kabupaten Lahat tidak boleh ketinggalan, harus serba bisa. Harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi jangan sampai ketinggalan,” jelasnya.

Untuk memerintahkan kegiatan Hari Kartini dilakukan lomba garnish dan membaca Surat Kartini di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat.

Bunda Lisa mengatakan, kesetaraan gender yang disisipkan Kartini bahwa perempuan bisa melakukan apa saja dalam kemandirian asalkan ingat dengan kodratnya sebagai perempuan. “Bahkan, perempuan harus bisa mengimbangi peran seorang lelaki, dalam artian harus berperan aktif, hingga mampu menggali potensi yang ada pada dirinya. Jangan hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Harus terus berkreasi agar menjadi wanita yang mandiri dan tangguh,” katanya.

Dalam lomba Garnish, aneka sayuran dan buah-buahan disulap menjadi aneka makanan lezat bergizi. Lomba ini dilaksanakan kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diikuti perwakilan SKPD ini menampilkan hasil karya kreasi para peserta.

Kegiatan lomba menghias buah dan sayuran ini merupakan agenda rutin yang selalu dilakukan setiap menjelang Hari Kartini. Menurutnya, banyak nilai positif yang didapat dalam kompetisi tersebut. Selain menggali potensi bakat menghias buah dan sayur juga mempererat tali silaturahmi.

“Kita berharap ke depannya para wanita khususnya di Kabupaten Lahat bisa hidup lebih mandiri, kreatif dan maju dalam menghadapi era modernisasi. Dan juga bisa berdaya guna bagi pembangunan, keluarga nusa dan bangsa,” pungkasnya.

Sekda Lahat Nasrun Aswari menambahkan, peringatan hari Kartini harus menjadi tolak ukur bagi seluruh wanita khususnya yang ada dikabupaten Lahat untuk terus bersemangat dalam mencapai cita-cita. Apalagi di era saat ini tidak jarang pemimpin besar berasal daru kaum ibu.

“Lomba makanan ini harus bias lebih kreatif lagi, kalau bisa mengubah tampilan makanan tradisional menjadi lebih menarik,”ujarnya. (korankito.com/rika)