Bisa Dipercaya

Bidik Poin, Tim Voli Pantai Siap Libas Lawan

20160420_143255Palembang – Turnamen voli pantai Asia Pasifik ke -5 yang digelar di venue voli pantai Jakabaring Sport City (JSC) mempunyai tujuan tersendiri bagi tim Indonesia. Mengapa ? Karena turnamen ini sebagai ajang untuk pengumpulan poin untuk mencapai ranking yang tertinggi.

“Turnamen di kota Palembang sangat penting dalam pengumpulan poin. Karena dikejuaraan-kejuaraan seri Asia dan dunia, rangking sangat menentukan. Jadi rangking itu ditentukan oleh poin. Kalau poin kita bagus, otomatis ada pool pada pertandingan selanjutnya dan akan lebih mudah daripada poin yang kecil.” ungkap Slamet Mulyanto selaku koordinator pelatih tim Indonesia ketika diwawancarai wartawan di venue voli pantai JSC, Kamis (21/4).

Dikatakan Slamet, Indonesia dari tahun 1994, 1998 dan 2002 selalu memperoleh perak, prestasi yang diperoleh belum bisa memperoleh emas. Track record pertandingan Indonesia tidak terlalu bagus karena kurangnya partisipasi tim Indonesia dalam kejuaraan voli pantai.

Berita Sejenis

Bikini Ariska Jadi Sorotan Dunia

Australia Juara Piala Gubernur

2 Tim Voli Pantai Putra Indonesia Tembus 8 Besar

1 daripada 3

“Dalam setahun itu paling tidak ada 15 kejuaraan yang digelar. Tahun-tahun sebelumnya Indonesia sendiri hanya mengikuti satu hingga dua kali kejuaraan. Padahal agar poin kita bagus, paling tidak kita harus bisa ikut 12 kali.” ujarnya.

Namun, Slamet tidak ingin menyalahkan siapa-siapa. Dirinya hanya menyesali kecilnya alokasi dana yang ada  untuk mengikuti setiap kejuaraan yang ada.

“Biaya yang dikeluarkan tidak kecil. Untuk tahun depan, menghadapi Asean Games. Kami akan berusaha mengajukan ke pemerintah untuk bisa mengikuti seri dunia.”  ujarnya lagi.

Slamet pun yakin jika tahun ini tim voli pantai Indonesia akan ada kemajuan yang berarti. “Untuk tim kita, baru tahun inilah kita mulai mengikuti keseluruhan kejuaraan di Asia. Kita bisa memperbaiki poin kita” ujarnya optimis.

Selain pengumpulan poin, dirinya juga tidak memungkiri bahwa turnamen yang dihelat dari tanggal 20-23 ini memang untuk mengawasi lawan.

“Atlet-atlet dari 13 negara yang datang ini merupakan atlet terbaik di negaranya. Sehingga kita bisa mengintai kekuatan lawan yang berguna sebagai referensi pertandingan selanjutnya. Karena dalam waktu dekat, akan diadakan kejuaraan Olimpic yang akan diselenggarakan di Australia pada tangga 20-26 Juni mendatang.” tukasnya.korankito.com/resha