Bisa Dipercaya

BPS Sebar 7.200 Petugas Sensus Ekonomi

20160419_104142
Yos Rusdiansyah

Palembang–Untuk menyukseskan sensus ekonomi 2016, Mei mendatang, BPS Sumsel akan menerjunkan 7.200 petugas sensus. Petugas sensus ini akan disebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumsel.

“Petugas akan melakukan sensus dan pendataan selama satu bulan penuh mulai 1 – 31 Mei 2016. Ini tujuannya untuk mendapatkan potret ekonomi di wilayah Sumsel, mulai dari usaha rumah tangga, kecil hingga usaha besar,” kata Kepala BPS Sumsel Yos Rusdiansyah di sela Seminar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 dengan tema Peran Strategis Sensus Ekonomi 2016 sebagai Basis Data Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat Sumsel, di hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa (19/4).

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

Sebelumnya petugas sensus ini melakui tahapan seleksi dan sekarang seluruh petugas yang lolos sedang mengikuti pelatihan. Pihaknya juga akan melakukan cek lapangan ke beberapa daerah yang dinilai mengkhawatirkan seperti Palembang.

“Dikatakan mengkhawatirkan dikarenakan sulitnya menemui responden karena kesibukan mereka. Nanti, ketika ditemui petugas kita ternyata mereka sedang tidak ada di tempat dan malam hari mereka sudah tidur. Nah, yang seperti ini perlu kita cek dulu,” jelasnya.

Menurut Yos, penyebaran petugas akan dibagi per kecamatan dan akan dibagi lagi per blok sensus. Nantinya satu petugas bertanggung jawab untuk melakukan pendataan di dua blok sensus yang mencakup 100 rumah tangga.

“Petugas yang direkrut dipastikan mengetahui kondisi blok sensus yang menjadi tanggung jawab mereka. Jika petugas tidak dapat melaksanakan tugas selama satu bulan masa sensus maka akan kita tegur dan petugas itu harus menyelesaikan tugasnya meski telah habis masa kontraknya,” ujar Yos.

Jika ada perusahaan yang tidak mau disensus, Yos mengungkapkan pihaknya akan menyurati perusahaan tersebut. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk melakukan sensus  bagi perusahaan-perusahaan yang ada.

“Kita akan bekerjasama dengan Apindo, Ketua Apindo sudah siap untuk membantu jika ada perusahaan yang menolak untuk dilakukan sensus,” ungkap Yos.

Yos melanjutkan adapun lapangan usaha yang menjadi terget sensus sebanyak 17 lapangan usaha seperti pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, konstruksi dan lainnya.

“Sensus itu kita akan mengumpulkan data seperti nama perusahaan, alamat, status badan usaha, kegiatan usaha, jumlah tenaga kerja, pendapatan dan pengeluaran dan karakteristik lainnya,” jelas Yos. (korankito.com/reno)