2 Pelajar SMA Tewas Tenggelam

IMG_20160419_175916Palembang-Awalnya kepincut indahnya komplek perkantoran Pemkab  Ogan Ilir lewat internet, tujuh sekawan sepakat untuk mendatanginya. Mereka pun berkumpul di depan Giant Kenten, Palembang untuk pergi menuju lokasi kejadian, Selasa (19/4) jam 11.00.

Tiba di lokasi yang dituju sekitar jam 13.00, seorang penjaga portal meminta mereka bayaran Rp10.000 jika ingin masuk. “Bayar sepuluh ribu dek, sekalian berenang di sini,” begitu kata si penjaga portal.

Ketujuh remaja ini pun membayar uang masuk tersebut. Setelah itu mereka langsung berenang. Selesai berenang, tiga orang  bergandengan untuk naik ke tepi. Namun, salah satu teman mereka yang bernama Purnama, berteriak, “Ada yang narik aku dari bawah, tolong.” Gegangman mereka pun terlepas.

Naas menimpa Andritriansyah (16) dan Rivan Raka (16), yang tidak piawai berenang langsung tenggelam.

M Bintang Noferza (15), salah satu dari mereka, menuturkan, mereka  berenam, termasuk Purnama (15) dan Raka (16), berenang di pinggir danau galian di komplek perkantoran Ogan Ilir. Sedang asyik berenang warga yang lewat memberitahu bahwa lokasi itu bukan untuk berenang.

“Kami segera naik untuk berpakaian, Kami bertiga naik dengan aman. Lalu korban yang selamat Purnama dan 2 korban yang tidak selamat bergandengan tangan untuk naik ke tepian. Kami pikir mereka main-main kalau sedang tenggelam,” kata Bintang.
Jika Purnama berhasil ke tepian danau, dua temannya tak bisa diselamatka. Kemudian warga setempat meminta bantuan petugas Brimob Ogan Ilir untuk mencari korban. Setengah jam kemudian kedua sahabat itu ditemukan telah terbujur kaku. Andre (16) salah satu korban meninggal ditemukan sedang memegang daun. Para korban merupakan pelajar SMAN 8 Palembang.

Pihak keluarga begitu mengetahui anaknya meninggal histeris dan langsung menjemput jenazah anak mereka.(korankito.com/ejak)