Perusahaan Australia Tertarik Kembangkan KEK TAA

PicsArt_1460712329865Palembang-Perusahaan Western Australia Oropesa Port Management asal Perth Australia, memastikan tertarik dan berkomitmen berpartisipasi dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api (KEK TAA).

Kepastian ini diungkapkan Chief Operating Officer, Oropesa Port Management, Michael Edward, dalam kunjungannya ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Adam McPhail, Chief Executive Officer, Oropesa Port Management. Kunjungannya kali ini diterima langsung Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, di Griya Agung, Jumat (15/4).

Michael Edward mengatakan, terkait kunjungannya ke Sumsel yang pertama untuk menyusun feasibility study terkait KEK TAA. Menurut dia, apapun hasil dari feasibility study ini tentu akan memunculkan rekomendasi dan akan ditindak lanjuti diantara proyek yang ada di dalam feasibility study. “Baru-baru ini perusahaan kita menyepakati terkait rencana perluasan pelabuhan mineral di Asutralia. Untuk Provinsi Sumsel apapun yang dipercayakan kepada perusahaan kami akan kita lakukan,” ungkap Michael.

Yang terpenting, tambahnya, apapun yang dikerjakan baik bidang pariwisata, olahraga maupun proyek fisik bisa dilakukan untuk Provinsi Sumsel. “Aktualisasi dari pelaksanaan ini tergantung pada volume pekerjaan yang dipercayakan kepada kami,” ujar dia.

Menurut Edward, proyek KEK TAA merupakan proyek yang sangat besar dan sangat penting bagi Sumsel dalam menentukan siapa yang terbaik diantara yang berminat dalam pengembangan KEK TAA. “Satu yang sangat penting bagi kami adalah menyangkut penelitian dan pelatihan dalam menjalankan KEK TAA, dan kedepan kami siap untuk melakukannya,” tegas Michael.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, kedatangan investor asal Australia ini bukan kedatangan pertama melainkan yang kedua dan seterusnya akan berkelanjutan, untuk tindak lanjut investasi apa yang dapat dilakukan di Sumsel.

Menurut Alex, kerjasama yang memungkinkan akan ditawarkan berbagai potensi investasi, seperti di Australia sendiri memiliki fasilitas olahraga yang cukup diakui di dunia.

“Untuk itu, mungkin yang akan kita tawarkan dengan Pemerintah Australia seperti kerjasama pengelolaan Jakabaring Sport City Palembang,” terang Alex.

Perusahaan Oropesa Port Management sendiri sebelumnya sudah pernah mendirikan beberapa pelabuhan di Australia, diantaranya pelabuhan Angkatan Laut Australia, mengkoordinir perusahaan tambang besi terbesar Inggris yang berada di Australia, dan perluasan pelabuhan mineral di Asutralia.

Kedepan, Delegasi Oropesa Port Management ini akan kembali ke Sumsel secara berkelanjutan untuk mendalami bagaimana sesungguhnya proyek TAA akan dilaksanakan. (adv.hms)