Bisa Dipercaya

Ketahuan Curi Kosmetik, Ibu Dua Anak Nangis

Palembang-Cici (30), warga Jalan Ahmad Yani, Lorong Banten II, Kelurahan Siliberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, harus berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya, ia kedapatan mengutil kosmetik dan obat-obatan di Supermarket Super Indo di pusat perbelanjaan Internasional Plaza (IP) lantai II.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ibu dua anak ini harus merasakan dinginnya jeruji besi setelah diserahkan satpam IP ke Polresta Palembang, Senin (18/4) sekitar pukul 14:00 WIB.

Di depan petugas, Cici mengaku hendak membeli makanan anak-anak, namun sesampainya di lokasi kejadian, muncul niatnya untuk mengambil barang kosmetik serta obat-obatan. Rencananya, jika aksinya berhasil, akan dijualnya ke tetangganya.

Berita Sejenis
1 daripada 25

“Dari rumah, saya langsung menuju ke IP, bawa uang Rp150 ribu, rencananya mau membeli makanan anak-anak. Saya khilaf melakukannya, ini aksi saya yang pertama kalinya, rencananya barang-barang itu akan saya jual lagi,” jelasnya.

Ibu rumah tangga ini mengaku terpaksa melakukan aksi pencurian tersebut, lantaran uang yang diberikan oleh suaminya sebagai tukang ojek tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terpaksa saya melakukan ini, setiap hari suami saya hanya memberikan uang sebesar Rp30 ribu, tidak cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia bekerja sebagai tukang ojek. Anak kami ada dua, semua masih sekolah,” jawabnya sambil meneteskan air mata.

Kasir supermarket Super Indo, Ria (42) mengatakan, awalnya ia tidak menaruh curiga terhadap tersangka. Namun, setelah pelaku meninggalkan kasir keluar toko, alarm berbunyi. Dirinya pun meminta petugas keamanan untuk mengejar pelaku.

“Dia masuk seperti pembeli lainnya, kami tidak menaruh kecurigaan terhadapnya. Namun, setelah dia membayar satu barang jenis detergen, dan pergi, alarm berbunyi, dan meminta petugas keamanan untuk mengamankan Ria,” ucapnya.

Setelah dilakukan penggeledahan, di dalam tas warna coklat milik pelaku ditemukan sejumlah barang yakni minyak kayu putih, minyak telon, hermolytte serta obat-obat kecantikan. “Setelah kami hitung, kerugian mencapai Rp 1,7 juta, yang paling mahal itu obat-obatan serta kosmetik,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Marully Pardede membenarkan adanya penyerahan pelaku pencurian oleh pihak keamanan IP dan pelaku sedang menjalani proses penyidikan. “Pelaku bernama Cici, kita masih mengambil keterangan atas ulahnya. Dia  akan dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” katanya. (korankito/deny)