Selesai Kuliah, Martin Terjun dari Lantai 9 RS Charitas

IMG_20160416_194112Palembang-Seorang pemuda nekat terjun dari lantai 9 Rumah Sakit RK Charitas, Palembang, Sabtu (16/4), sekitar pukul 15:30. Kejadian ini kontan menggegerkan keluarga pasien dan pengunjung rumah sakit.

Korban diketahui bernama Martin Wahyudi (25), warga Jalan Siaran Lorong Bersatu, RT20/8, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang. Identitas korban diketahui dari dokumen yang ada di dalam dompet korban.

Menurut keterangan Satpam RS RK Charitas Palembang, Haryadi (28), pihaknya tidak mengetahui secara persis kronologis jatuhnya korban. Namun, sesaat setelah terjatuh korban masih bernapas. “Sempat bernapas beberapa menit, tapi ketika diberi pertolongan korban sudah tak tertolong lagi,” ungkapnya.

Menurut Haryadi, pihaknya juga tidak mengetahui korban terjatuh atau sengaja bunuh diri. Diduga korban baru saja masuk ke rumah sakit. Pasalnya, saat dilakukan pemeriksaan sepeda motor Honda Verza berwarna merah BG 5534 ZY yang dibawa korban di areal parkir belakang RS RK Charitas Palembang mesinnya masih panas.

“Kalau dilihat dari CCTV dan struk parkir yang ada, korban baru saja masuk. Mungkin, setelah parkir langsung naik ke atas itu,” jelasnya.

“Sempat kita beri pertolongan di IGD Charitas, Namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi,” ungkap Edi Cahyono, Humas Rumah Sakit Charitas. Menurut saksi diduga korban melompat dr lantai 9 gedung baru. Korban mengalami patah di lengan kiri , keluar darah dari mulut dan hidung.

Namun korban tersebut bukan berasal dari Rumah Sakit Charitas. “Itu bukan pasien kita, kita tidak tahu siapa itu. Kalau tidak salah, ia naik motor ke sini.” kata Edi Cahyono.

Anggota Polsekta Ilir Timur (IT) I dan Polresta serta Tim Identifikasi Polresta Palembang yang mendapat adanya laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui korban tewas setelah mengalami luka pada tangan sebelah kiri serta pendarahan dari hidung.

Selain itu, dari kejadian tersebut, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban serta sepeda motor yang dibawanya.

“Kita belum bisa memastikan apakah korban sengaja bunuh diri apa bukan, sejauh ini masih dalam pemeriksaan. Jenazah korban langsung kita bawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSMH Palembang,” ungkap Ka SPKT Polresta Palembang Iptu Cek Mantri saat ditemui di lokasi.

Setelah sempat disemayamkan di Instalasi Pemulasaran Jenazah RSMH Palembang, jenazah Martin, akhirnya dijemput keluarga, Sabtu sekitar pukul 19.40.

“Benar dia ini ponakan saya,” ungkap Romson usai melihat langsung jenazah Martin.

Dikatakan Romson, ia adalah adik kandung dari ayah Martin. Dikatakannya, saat ini orangtua Martin berada di rumah karena tak sanggup untuk datang melihat secara langsung. “Dia sudah selesai kuliah. Pihak keluarga tak meminta untuk dilakukan visum maupun otopsi,” ujarnya. (korankito.com/krdo/ejak/resha)