Pergoki Perampok, Pembantu Dipukuli

IMG-20160413-WA0009Palembang-Rumah milik dr Riliani yang terletak di Jalan Letjen Harun Sohar RT29/17, Kelurahan Kebun Bungan, Kecamatan Sukarami, Palembang, disatroni perampok, Rabu (13/4).

Akibat kejadin itu dua orang pembantu, Ana 18) dan Iyum (47), serta seorang anak dr Riliani, Faqih (11), harus dilarikan ke IGD RS RK Charitas Palembang karena mengalami luka-luka.

Menurut keterangan tetangga korban, Ipit (50), ia mengetahui adanya kejadian tersebut setelah ditelepon oleh kakak istrinya. “Kakak istri saya memberitahu kalau ada kejadian itu dan kemudian kakak istri saya langsung menelepon kami,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, dikatakan Ipit, ia pun langsung memberitahukan kepada warga yang lain hingga kemudian bersama-sama menolong korban.

“Pas kami lihat ke rumahnya, mereka sudah berdarah-darah dan sempoyongan keluar rumah hingga kemudian kami stop mobil pikap untuk dibawa ke Medika sebelum akhirnya dirujuk keluarga ke RS RK Charitas Palembang,” terangnya.

Sementara itu, dr Riliani saat ditemui di rumahnya mengatakan, saat kejadian berlangsung ia sedang bertugas di Sekayu Musi Banyuasin sedangkan suaminya, Sudi Widodo tengah bekerja di sebuah Perusahaan di Muaraenim.

“Pukul 09.10, Iyum (49), nelpon dan mengabari kejadian ini. Mengetahui hal itu saya kemudian menelpon tetangga yang ada di sana,” jelasnya.

Saat kejadian tersebut, dikatakan dr Riliani, di rumah ada orang empat yakni dua orang anaknya, Faqih (11) dan Balqis (6) serta dua orang pembantunya Ana (18) dan Iyum (47).

“Yang mengalami luka-luka dua pembantu serta anak saya Faqih. Balqis tidak mengalami apa-apa. Mereka semua mengalami luka seperti di kepala dan perut,” terangnya.

Ana saat ditemui usai shalat magrib, di IGD RS RK Charitas Palembang mengatakan, saat itu ia sedang tiduran di kamar belakang bersama Balqis. Tiba-tiba saja, saat itu datang pelaku seorang diri dan langsung memukul.
“Setelah itu saya pura-pura pingsan hingga kemudian pelaku pergi,” katanya sambil menahan sakit.

Kapolsekta Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri menjelaskan, mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP sementara, diduga pelaku masuk lewat tembok pagar rumah bagian belakang. Pelaku tepergok seorang pembantu, Iyum yang saat itu hendak menjemur pakaian hingga kemudian memukulnya,” ujarnya.(korankito.com/krdo)