Sampah Menumpuk di Pembatas Jalan

20160413_100630Palembang-Pemandangan kurang sedap terlihat di sepanjang Jalan Ki Merogan, Kertapati, sampai ke pasar Kertapati, Palembang. Bungkusan sampah menumpuk di pembatas jalan.

Menurut salah seorang pedagang, sampah tersebut berasal dari warga. “Dari rumah sekitar jalan itu. Memang setiap hari itu diletakkan di depan trotoar, jam 6.00 pagi diambil oleh truk sampah,” ujarnya.

Lurah Kertapati Eddy Syahbani, SE, Msi, juga mengakui hal tersebut akibat masyarakat itu sendiri. “Jadwal mobil sampah mengambil sampah itu pagi. Belum 5 menit mobil sampah lewat mengambil sampah, warga meletakkan lagi sampah di trotoar itu,” ujarnya.

Menurutnya, pernah ada inisiatif untuk membuat bak Tempat Pembuangan Sampah (TPS). “Pernah itu kita mau beli tanah untuk dijadikan TPS. Namun masyarakat tidak mau jual kalau untuk jadi TPS. Mereka tidak suka dengan bau yang timbul jika bak TPS didirikan di tempat mereka,”katanya.

Untuk sampah yang masih bertumpuk sampai sekarang, Eddy mengatakan, pihaknya  sudah mewanti-wanti warga agar jangan membuang sampah sembarangan. “Kita larang, kita jelaskan kalau mau buang sampah itu di bawah jam 08.00 biar sesuai dengan jadwal mobil sampah. Mereka masih ada saja yang buang jam 09.00 dan jam 10.00. Itulah kendala sebenarnya,” tegas Eddy.

Sampai berita ini ditulis, sampah tadi masih saja menumpuk di pinggir jalan. Bahkan beberapa tukang rongsokan terlihat memilah-milah sampah yang ada. Sehingga keindahan jalan yang banyak dilintasi masyarakat luar sedikit terganggu mengingat jalan ini merupakan salah satu daerah perbatasan Palembang.(korankito.com/resha)