Pemasok Ekstasi ke Kampung Baru Diciduk

IMG_20160413_130314Palembang-Empat pemasok ekstasi berhasil dibekuk anggota Ditres Narkoba Polda Sumsel. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 500 butir pil ekstasi ke lokalisasi Kampung Baru disita petugas.

Petugas awalnya menangkap dua pelaku, Arinal (47) dan Ali Syafei (34) di Jalan Surya Sakti, Sukarami, Palembang, Senin (11/4) pukul 19.30 WIB. Dari tangan kedua pelaku yang tinggal di Jalan M isa, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang ini, diamankan 249 butir ekstasi warna hijau tanpa logo.

Dari nyanyian kedua pelaku, polisi kembali menangkap dua kurir lainnya yakni Dedi (21), warga Sungai Selincah, Kalidoni, Palembang, dan Willy (24), buruh bangunan yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kalidoni, Palembang. Polisi juga menyita barang bukti 248 butir ekstasi dengan jenis yang sama.

Dari pengakuan para pelaku, barang tersebut milik AJ dan WC yang akan diantar ke seorang pemesan dengan upah masingi-masing Rp500 ribu. AJ dan WC yang diduga berstatus bandar dinyatakan polisi sebagai buron.

“Baru sekali ini pak, disuruh antar, dan ini cuma coba-coba. Tadinya disuruh antar ke Kampung Baru,” ungkap Willy di Mapolda Sumsel, Rabu (13/4).

Sementara Arinal mengaku sudah beberapa menjalankan bisnis ini. Agar pesanan tiba ke tujuan, jaringan ini memiliki kata sandi yang hanya orang-orang mereka yang mengetahuinya. “Nama samarannya kacang hijau, biasanya para pembeli sering bilang begitu,” ujarnya.

Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa mengungkapkan, keempat tersangka diduga merupakan satu jaringan yang dipimpin AJ dan WC.

“Atas perbuatannya,  para tersangka dikenakan pasal 114 (2), 112 (2) dan pasal 132 Undang Undang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” tegas Syahril.(korankito.com/krdo)