Bisa Dipercaya

Palembang Masih Kekurangan Dokter Anestesi

IMG_9632Palembang–Keberadaan dokter spesialis anestesi di rumah sakit yang ada di Palembang ternyata masih minim. Sebagian besar rumah sakit ternyata belum sepenuhnya memiliki dokter spesialis anestesi, sehingga rumah sakit masih kekurangan dokter bedah tersebut. Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang akan mendorong agar rumah sakit dapat merekrut dokter spesialis.

“Pemerintah akan mendorong agar rumah sakit dapat merekrut dokter spesialis anestesi, karena sebagian besar berdasarkan laporan masih kekurangan,” kata Walikota Palembang H harnojoyo saat melakukan audensi dengan Perhimpunan Dokter Anestesi di rumah dinas Walikota jalan Tasik, Selasa (12/4).

Harnojoyo berharap dengan adanya kongres Perhimpunan Dokter Anestesi akan berdampak pada banyaknya dokter spesialias anestesi praktek di Palembang.
“Mudah-mudahan dengan adanya kongres ini maka masyarakat bisa tahu dan makin banyak generasi yang akan mengambil jurusan anestesi nantinya,”ujar Harnojoyo.

Berita Sejenis
1 daripada 3.076

Dalam audensi tersebut perhimpunan dokter spesialis anestesi akan menggelar kongres yang akan berlangsung pada bulan Agustus yang dihadiri 1.000 dokter di Kota palembang.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Bari, Markiani menjelaskan, hanya ada dua dokter spesialis anestesi yang selalu ada di RS Bari, belum memenuhi kebutuhan. “Semestinya, paling tidak dokter bidang ini ada tiga orang dokter,” katanya.

Menurut Markiani, banyak faktor penyebab minimnya dokter spesialis anestesi, salah satunya karena kebutuhan rumah sakit terhadap dokter ini hanya dibutuhkan pada saat pasien akan melakukan bedah atau ada pertolongan darurat saja.

“Dokter ini tidak mesti berada di rumah sakit. Mereka adalah dokter panggilan yang dibutuhkan ketika ada pasien saja sehingga dokter ini tidak stand by di rumah sakit. Mereka dihubungi ketika diperlukan oleh rumah sakit,” ujarnya.(korankito.com/reno)