Bisa Dipercaya

Kurir Sabu Dituntut 16 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

IMG_20160412_132148Palembang-Bandar, pengedar atau kurir, dan pemakai narkoba seharusnya tak boleh lagi  main-main dengan barang haram tersebut. Pasalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel akan mengajukan tuntutan hukuman tinggi terhadap mereka.

Tengok saja terdakwa Djo Jon Bon alias SU Kung. Kurir sabu sabu ini dituntut JPU Neny Karmila, penjara selama 16 tahun dan denda Rp2 miliar, dalam sidang di Pengadilan Negeri kelas 1A Palembang, Selasa (12/4).

Dalam surat tuntutan, jaksa Neny Karmila menjerat terdakwa Su Kung, dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Berita Sejenis

Juruparkir Todong Penumpang Bentor

Ruko Mie Ayam Terbakar

Tim Elang Sikat Pengedar Sabu

1 daripada 3.070

“Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi, menyatakan  terdakwa Djo Jon Hon alias Su Kung secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotik, yakni tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual,  membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi lima gram, menuntut terdakwa selama 16 tahun penjara dan denda sebesar dua miliar rupiah subsidair enam bulan penjara,” tegas Neny,

Atasu tuntutan jaksa ini, Ketua Majelis Hakim Wisnu Wicaksono,  memberikan kesempatan kepada terdakwa melalui penasehat hukumnya untuk melakukan pembelaan atau pledoi. “Penasehat hukumnya, silakan untuk mengajukan pembelaan, pada persidangan, Minggu depan,” ujar Wisnu.

Dalam persidangan terungkap terdakwa beserta dua teman Puji Astuti dan Zainal ditangkap oleh anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, 12 Desember 2015, lantara menjadi kurir sabu seberat 79,21 gram.

Awalnya, polisi menyamar sebagai pembeli dan mencoba menghubungi Puji Astuti, sabu seberat satu ons. Puji Astuti kemudian menyuruh pembeli itu menunggu di Jalan Slamet Riyadi, Lrg Kemas II, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Puji Astuti kemudian datang dan masuk ke dalam mobil begitu juga Zainal Abidin (sidang terpisah). Tak lama berselang datang Su Kung untuk melihat dan memastikan uang serta calon pembeli.

Puji Astuti membuka kantong plastik hitam berisi satu paket sabu 79,21 gram. Si pembeli yang juga anggota polisi langsung menghubungi anggota polisi lainnya yang langsung menangkap mere3ka.(korankito.com/ria)