Bisa Dipercaya

Siapkan SDM Andal Menuju Lahat Terdepan

25DSC_0004Wajah semringah puluhan pegawai negeri sipil (PNS) itu selaras dengan cuaca cerah diawal pekan pertama bulan ini. Mengenakan seragam warna krem, para abdi negara itu satu per satu memasuki aula Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Sumatera Selatan (Sumsel), di kawasan Jakabaring, Palembang. Sebanyak 75 PNS yang merupakan pejabat administrator atau eselon III/A di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat tersebut mulai menempati tempat duduk yang telah tersusun rapi di ruang seluas 250 meter persegi. ‘’Kami datang ke sini memenuhi tugas untuk ikut serta dalam kegiatan penilaian  kompetensi,’’ ujar Camat Merapi Barat, Subhan Awali.

Subhan mengaku, sangat antusias ikut program semacam itu untuk bekal serta mengukur kemampuan manajerial menjadi pemimpin. 

Memang untuk kesekian kalinya, Pemkab Lahat menggelar kegiatan penilaian kompetensi pejabat administrator. Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan pada 4 – 7 April 2016 melibatkan tim dari Regional VII BKN serta Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) Aparatur Sipil Negara (ASN). ‘’Penilaian kompetensi diperlukan sebagai dasar permulaan untuk menata penempatan sumber daya manusia (SDM) aparatur dalam setiap jabatan struktural yang ada,’’ ujar Bupati Lahat, H Aswari Riva’i.

Diharapkan, papar Aswari, melalui kegiatan itu kedepannya pejabat di lingkungan Pemkab Lahat memiliki kemampuan yang mumpuni dan sesuai standar jabatan yang diembannya.

Nantinya, tambah Wari — sapaan akrab sang Bupati — penataan penempatan memperhatikan rekomendasi hasil penilaian kompetensi personal, sebab dianggap jauh lebih rasional dan tidak terlalu menimbulkan gejolak sosial psikologis yang besar baik untuk instansi maupun personal, jika dibandingkan dengan efek sosial psikologis kebijakan apabila merombak atau mengganti secara keseluruhan personal dalam jabatan.

Rupanya, Pemkab Lahat berkomitmen tinggi untuk mencetak SDM yang berdayaguna agar Lahat menjadi kabupaten terdepan di Sumsel bahkan nasional.

Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari penandatanganan kesepakatan pelaksanaan kegiatan penilaian kompetensi antara Pemkab Lahat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, Nasrun Aswari dengan Kepala Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) ASN BKN Bapak Aris Windiyato, di Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) ASN Gedung III lantai 6 BKN Jakarta, Jumat (12/2).

Selain penyerahan Master Of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman, saat itu juga dilaksanakan rapat persiapan yang membahas kepakatan tentang standar dan level kompetensi inti (Core Competencies) untuk kegiatan penilaian kompetensi bagi pejabat administrator di lingkungan Pemkab Lahat. Meliputi 12 kompetensi inti berikut level masing-masing kompetensi inti yang akan dijadikan pedoman atau standar pengukuran kompetensi pejabat administrator di lingkungan Pemkab Lahat.

Sekda Lahat, Nasrun Aswari mengemukakan, kegiatan penilaian kompetensi merupakan kegiatan untuk membuat proyeksi kemampuan manajerial dan kemampuan bidang setiap pejabat struktural di lingkungan Pemkab Lahat. ‘’Kegiatan penilaian kompetensi dilakukan dengan cara mengukur, membandingkan antara kompetensi personal (kemampuan manajerial dan kemampuan bidang masing-masing pejabat – red) dengan kualifikasi atau syarat jabatan (standar kemampuan manajerial dan kemampuan bidang masing-masing jabatan – red),’’ paparnya, seusai pembukaan kegiatan penilaian kompetensi yang juga dihadiri oleh Kepala Kantor Regional VII BKN, Gede Putra Suastika, SH, M.Si dan Kepala Puspenkom ASN, yang diwakili oleh Kasubbid Penyelenggaraan Penilaian Kompetensi, Joko Warsito, MM, di Gedung Regional VII BKN Palembang, Senin (4/4).

Menurutnya, kegiatan itu bermaksud  mengetahui kemampuan atau kompetensi (baik kompetensi manajerial maupun kompetensi bidang) dari masing-masing pejabat struktural dengan kualifikasi dan syarat jabatan yang melekat pada masing – masing peserta. Sedangkan tujuannya, tambah Nasrun, untuk memetakan atau membuat proyeksi kompetensi pejabat-pejabat struktural di lingkungan Pemkab Lahat pada jabatan struktural yang ada. Kegiatan itu menggunakan metode penilaian melalui tahapan assesment center, psikometri, wawancara kompetensi, analisa kasus, presentasi, serta kuisoner. ‘’Sehingga peta atau proyeksi kompetensi tersebut dapat dipergunakan sebagai dasar pertimbangan Bupati Lahat selaku pejabat pembina kepegawaian dan stake holders SDM aparatur lainya untuk menyusun pengembangan karir pejabat-pejabat struktural,’’ urainya. (ADV/HMS)