Bisa Dipercaya

Dilaporkan Menipu, Honorer Dispora Palembang Diciduk Polisi

_20160410_125518Palembang-Pegawai honorer Dispora Kota Palembang bernama Dedi harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan kerabatnya dengan tuduhan penipuan. Ia diamankan Polsekta Sukarami Palembang setelah dijemput dari tempat kerjanya di Kantor Dispora Kota Palembang, Jumat (8/4).

Di hadapan petugas, Dedi mengatakan, kejadiannya berawal ketika salah seorang kerabatnya menghubunginya dan meminta tolong dimasukkan sebagai pegawai honorer di lingkungan Pemkot Palembang.

Merasa ada seorang rekannya yang mampu memenuhi permintaan kerabatnya itu, Dedi akhirnya menyanggupi mencarikan orang yang dapat membantu keluarganya tersebut masuk sebagai pegawai honorer.

Berita Sejenis

Ingin Jadi Pol PP, Malah Tertipu

Namun, setelah uang diberikan untuk memuluskan kerabatnya menjadi pegawai honorer, rekannya yang biasa berada di Dispora Kota Palembang itu tiba-tiba menghilang.

“Saya sering bertemu dengan beliau, tapi baru kenal saat saudara saya meminta tolong. Ketika saya sudah memberikan uang tersebut, beberapa hari kemudian orang itu menghilang ,” jelasnya.

Hingga Dedi ditangkap, rekannya itu tidak lagi kelihatan batang hidungnya. Dedi sendiri baru mengetahui rekannya itu calo dan bukan pegaeai  Dispora Kota Palembang.

Alhasil uang untuk memuluskan kerabatnya bekerja sebesar Rp60 juta pun raib. Belakangan Dedi pun dilaporkan ke polisi oleh kerabatnya itu hingga kemudian ditangkap polisi.

Kapolsekta Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah mengatakan, tersangka diamankan setelah menindaklanjuti laporan korban yang merasa telah ditipu dan mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

“Kita langsung menindaklanjuti laporan tersebut hingga kemudian berhasil mengamankan tersangka setelah dijemput usai bekerja di kantor Dispora Kota Palembang,” ujar Nurhadiansyah, Minggu (10/4). “Saat ini tersangka sudah kita amankan dan akan menyelidiki apakah benar uang tersebut dibawa oleh rekannya atau tidak.”(korankito.com/krdo)