KPK Harus Awasi Pemilihan Wakil Walikota Palembang

20160326_152855Palembang – Lembaga Swadaya Masyarakat Miskin Kota (LSMMK) meminta Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) turun tangan dalam proses pemilihan Wakil Walikota Palembang. KPK diminta melakukan penyadapan terhadap semua anggota DPRD Kota Palembang.

”Dalam proses pemilihan wakil walikota sangat syarat dengan politik transaksional. Ada indikasi terjadi politik dagang sapi,”ujar Arifin Kalender, Ketua LSM Masyarakat Miskin Kota saat dihubungi Koran Kito.

Menurut Arifin, hal ini jelas akan mengurangi kualitas pemilihan itu sendiri. Bila proses sudah tidak benar, jangan harap akan menghasilkan produk yang baik pula. Kualitas akan semakin merosot dan akan menghasilkan pemimpin yang tidak berkualitas.

“Jadi, kami meminta KPK turun tangan. KPK harus awasi. KPK harus sadap telepon eksekutif dan legislatif. Kalau ada transaksi silakan bertindak,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada pemilihan Wakil Walikota Palembang sudah ada sejumlah nama yang diusulkan oleh sejumlah partai politik pengusung pasangan Romi Herton – Harnojoyo. Partai Amanat Nasional mengusulkan Yudi F Bram, PDI Perjuangan mengusulkan Yudha Rinaldi, Partai Demokrat mengusulkan Chairul S Matdiah, sedangkan PKS mengusulkan Suhaili Syam dan Fitriyanti Agustinda yang tak lain adik Romi Herton.(korankito.com/reno)