Pemalak Sopir Setor ke Oknum Dishub Kota Palembang

_20160405_145231Palembang-Menyusul tertangkapnya tujuh pelaku premanisme yang sering memalak sopir angkot di Pasar Kuto dan simpang Golf, anggota Unit Jatanras Polda Sumsel, Selasa (5/4), seorang pelaku Veri (29), mengungkapkan aksi pemalakan tersebut ada campur tangan oknum yang mengaku sebagai petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, berinisial AG.

Berdasarkan pengakuan Veri, selama empat bulan dirinya menyetor uang hasil memalak kepada penjaga parkir berinisial TM. Dari pengembangan terungkap, TM ternyata sering menyetor uang hasil memalak ke AG. “Saya setor setiap harinya ke TM, nah saya kemarin sempat tahu kalau TM juga menyetor ke AG,” ujar Veri.

Disinggung soal sosok AG, Veri mengaku tak terlalu mengenalnya, sebab dirinya hanya mendengar peran AG dari TM. “Saya kurang tahu,  cuma sempat diceritakan TM saja,” akunya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Aji Sulaiman saat dikonfirmasi terkait adanya oknum mengaku anggota Dishub mendapat setoran hasil memalak, mengakui di wilayah Simpang Golf tepatnya di dekat rumah makan simpang Palapa termasuk daerah pungutan retribusi. Aji juga mengakui ada beberapa pegawai Dishub yang pernah dipecat karena sering bermain-main di wilayah tersebut.

“Memang, di daerah Simpang Golf tersebut sering dimanfaatkan oknum yang mengaku pegawai Dishub. Akan tetapi kami sudah memecat beberapa pegawai yang ketahuan bermain-main di daerah retribusi tersebut,” ungkap Aji.

Aji juga menambahkan, kini pihaknya akan menyelidiki oknum yang mengaku sebagai pegawai Dishub dengan memeriksa beberapa pegawai yang memegang daerah tersebut.

“Kita akan lakukan pemeriksaan, para pegawai akan kita minta keterangannya apakah benar ada oknum berinisial AG yang bermain-main di wilayah tersebut,” ujarnya.(korankito.com/krdo)