Bisa Dipercaya

Jual Ganja Untuk Biaya Anak Sekolah

 

IMG_20160403_131345Palembang- Lantaran tak mempunyai biaya sekolah  empat orang anaknya, sopir angkot bernama Nazilin (51), nekat menjadi pengedar ganja. Tidak tanggung-tanggung, ganja yang dibawanya mencapai 2Kg seharga Rp5 juta.

Warga Lorong Tangga Raja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU l, Palembang ini, ditanglap petugas saat bertransaksi di sekitar Tugu KB Kertapati, Palembang, Jumat (1/4) sekitar pukul 09:30.

Berita Sejenis
1 daripada 6

Di hadapan petugas, Nazilin mengaku dirinya mendapatkan ganja asal Aceh tersebut dari bekas tetangganya asal Medan berinisial U. Ia nekat menerima tawaran U menjadi pengedar lantaran pendapatan sebagai sopir angkot tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Dari bekas tetangga saya, namanya U. Sekarang dia sudah pindah ke Opi. Saya mau menerima tawaran U karena terdesak ekonomi,” ungkap Nazilin, di Mapolda Sumsel, Minggu (3/4).

Menurut Nazilin, dirinya sudah dua kali melakukan bisnis ganja dengan U sejak empat bulan lalu dengan upah Rp1 juta per paket. “Dapat upah satu paket Rp1 juta, yang pertama kemarin saya ambil setengah kilogram,” ujarnya.

Kasubdit l Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Syahril Musa mengatakan, pelaku sudah menjadi target operasi petugas sejak lama. Namun baru mendapatkan informasi keberadaannya seminggu yang lalu. Anggota Unit 4 Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap tersangka setelah menyamar sebagai pembeli ganja.

“Pelaku merupakan TO kita, kemarin saat mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku, kita langsung melakukan penangkapan dan mendapatkan dua paket ganja seberat 2Kg,” ujar Syahril.

Syahril menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan guna mencari keberadaan U yang diduga sebagai pemasok barang asal Aceh tersebut ke Palembang.

“Kita tengah melakukan pengembangan untuk mencari pelaku U. Tersangka Nazilin akan dijerat pasal 114 ayat 2 subsidair dan ayat 111 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tegas Syahril.(korankito.com/krdo)