Indahnya Panorama Alam Lahat

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Gemuruh ribuan liter air jatuh dari ketinggian sekitar 80 meter, udara segar serta kicauan burung bersatu padu menyemaikan keindahan dan kenyamanan kala berada di tempat itu. Sejumlah  warga terlihat menikmati suasana tersebut dengan ceria. Sebagian diantaranya asyik berenang di bawah kucuran air raksasa menerobos dedaunan dari pohon sekitar tebing, sebagian warga lainnya tampak duduk santai di batu-batu besar di pinggir kolam, sembari ber-selfie ria dengan latar belakang tumpahan air. ‘’Luar biasa baru kali ini saya melihat ada air terjun yang sangat indah dan alami,’’ kata Umar, 20, yang mengaku datang dari Prabumulih bersama tiga rekannya.

Barangkali Umar ada betulnya, sebab air terjun yang satu ini baru ditemukan warga pada awal 2014 dengan pesona yang memikat dan sangat alami. Air terjun yang menjadi salah satu objek wisata anyar tersebut di namai Curug Maung terletak di Desa Rinduhati, Kecamatan Gumau Ulu. Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer (km) dari pusat Kota Lahat atau sekitar 220 km dari Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Sejak ditemukan dua tahun lalu, Curug Maung sempat menjadi trending topic si beberapa situs destinasi wisata nasional maupun dunia.

‘’Air terjun itu merupakan salah satu yang menjadi perhatian kami untuk di benahi terutama berkaitan dengan akses menuju lokasi wisata,’’ ujar Bupati Lahat, Aswari Riva’i.

Aswari mengungkapkan, selain Curug Maung di Kabupaten Lahat terdapat pula 76 lokasi wisata air terjun yang menjadi andalan destinasi wisata. Sebut saja, kata Aswari, diantaranya air terjun Lawang Agung, Curug Buluh, Curug Sepit, dan Curug Tujuh Bidadari

Tidak kalah indahnya dengan Curug Maung, ditemukan pula air terjun lain yang juga menakjudkan yakni Curug Buluh. Lokasi wisata itu berlokasi di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Kota Lahat yang dapat ditempuh sekitar 50 menit dari pusat Kota Lahat. Untuk menuju ke wisata air terjun tersebut bisa menggunakan kendaraan motor atau mobil. Setelah di Desa Lubuk Selo memerlukan sekitar 20 – 25 menit untuk menelusuri kebun warga atau jalan tempat menuju kesana, dengan sepeda motor pun kita bisa menelusuri jalan atau kebun untuk menuju tempat atau kebun terakhir tempat penitipan motor.

 

Wisata Lainnya

Bukan Cuma sebatas pesona air terjun, Lahat ternyata juga menyimpan pesona lainnya apalagi Bumi Seganti Setungguan juga memiliki banyak sungai dan perbukitan. Hingga potensi wisata alamnya pun banyak bersumber pada sungai dan bukit.

Seperti bukit serelo yang menjadi Landmark alam Kabupaten Lahat. Bukit serelo terletak sekitar 20 km dari Kota Lahat. Bukit ini juga biasa disebut bukit jempol atau bukit tunjuk oleh masyarakat Lahat. Di lembahnya terdapat kompleks sekolah gajah yang termasuk dua diantara sekolah gajah yang ada di Sumatera Selatan.

Yang tidak kalah menarik lagi yakni potensi wisata Gua Suruman, di Kecamatan Kikim di dalamnya ada bekas meriam Belanda, ada tempat seperti benteng perang, serta batu berbentuk harimau. Ada juga danau di atas bukit, seperti yang diceritakan beberapa masyarakat Lahat bahwa di atas salah satu gugus bukit barisan di Lahat ada sebuah danau yang airnya asin. Khusus bukit besak, merupakan bukit yang letaknya dekat dengan bukit serelo. Bukit ini memiliki pesona alam yang sangat indah. Sehingga masyarakat banyak yang naik ke bukit ini untuk menikmati pemandangan yang indah dan angin sepoi-sepoi khas perbukitan.

‘’Potensi wisata di Lahat memang luar biasa. Untuk pengembangannya butuh waktu serta keseriusan semua pihak terutama pemerintah. Namun efeknya akan terasa, terutama ekonomi kerakyatan dan pendapatan daerah,” ujar pemerhati pariwitasa di Lahat, Mario Andramartik, kepada sejumlah media, beberapa waktu silam.(ADV.HMS)