Bisa Dipercaya

Transaksi Dolar Palsu Rp12 M Digagalkan

DOLARJakarta-Petugas Polresta Bekasi Kota berhasil menggagalkan transaksi jual-beli uang dolar palsu di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Polisi menyita dolar dan rupiah palsu senilai total Rp12 miliar dari tangan para pelaku.

Kasus ini terungkap ketika Unit Kamneg Polresta Bekasi Kota menyetop sebuah mobil Daihatsu Xenia di POM Bensin di Jl Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (24/3).

“Kemudian petugas menghampiri mobil tersebut dan menanyakan identitas dua orang yang ada di mobil yakni Toni Krisnandi, 39 tahun dan Eky Wawan, 50 tahun,” ujar Kasubbag Humas Polres Bekasi Kota Iptu Puji Astuti, Jumat (1/4).

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Saat petugas menggeledah mobil tersebut, ditemukanlah bergepok-gepok uang dolar dan rupiah yang disimpan di dalam tas. Polisi semakin curiga dengan asal-usul uang tersebut. “Kedua pelaku diinterogasi di tempat dan mereka mengaku uang itu palsu,” kata Iptu Puji.

Kedua pelaku mengaku uang tersebut akan dijual kepada seseorang. Namun sebelum transaksi, petugas sudah mencium transaksi mereka.

“Tersangka Toni mengaku bahwa dirinya disuruh oleh tersangka Eki untuk menjual dan atau mengedarkan uang dolar palsu kepada pemesannya di daerah Bekasi, dimana saat itu tersangka membawa 2 lak uang USD pecahan 50 dolar,” imbuh Iptu Puji.

Tersangka Eki merupakan residivis kasus serupa yang mendapat pembebasan bersyarat (PB) dan wajib lapor di LP Banten hingga Oktober 2019. “Tersangka mengaku uang tersebut diperoleh dari tersangka IS (DPO) di Pandeglang, Banten. Dia mengaku mengedarkan uang dolar dan rupiah palsu sejak bulan Oktober, sesaat setelah tersangka mendapatkan pembebasan bersyarat,” jelas Iptu Puji.
Dari kedua pelaku, polisi mendapatkan 42 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, 4 lembar pecahan uang kertas Rp 50 ribu, 1 lak pecahan 5 ribu USD, 16 lak pecahan 100 USD, 1 lak uang dolar senilai 1 juta Euro berikut sertifikatnya, 4 lak pecahan dolar USD 50, 2 buah printer, laminator, scanner, brankas dan mobil Xenia yang digunakan untuk kejahatan.hms/pmj