Bisa Dipercaya

Arini Dibunuh Mantan Suami Lantaran Cemburu

IMG_20160330_161045Palembang-Misteri kematian Arini (39), warga Jalan Ramakasih I, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, terungkap setelah Polresta Palembang mendapat laporan dari pihak keluarga korban. Polisi kemudian menangkap Amirudin (52) yang tidak lain mantan suami ketiga korban.

Tersangka yang mengaku sebagai pedagang ini ditangkap Unit Pidum Polresta Palembang di kediaman istri pertamanya di daerah Perumnas, Kecamatan Sako Palembang, Rabu (30/3) sekitar pukul 15:00.

Di hadapan petugas, tersangka menjelaskan motif membunuh korban lantaran cemburu  korban mempunyai kekasih baru. “Saya cemburu karena semenjak kami pisah, saya dengar dia sering jalan dengan kekasihnya,” ujarnya saat diamankan oleh petugas.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Setelah penangkapan dan pemeriksaan di rumahnya, Amirudin langsung digiring ke lokasi kejadian yang bertempat di Penginapan Pipit di Jl Pipit l Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Dari pantauan Korankito.com di lapangan, prarekon yang dilakukan sebanyak 33 adegan. Saat tengah melakukan rekonstruksi, tersangka mengaku membunuh korban dengan cara dicekik menggunakan tali setelah sempat terjadi cekcok mulut. Karena tak mau ketahuan setelah membunuh, tersangka menaruh korban di dalam lemari. Sebelumnya tersangka mengajak korban kepenginapan Pipit, Senin (28/3).

“Sempat ribut karena wajah saya dicakar sebelum saya bunuh pakai tali yang saya siapkan sebelum kami pergi ke penginapan,” ujar Amir.

Saat proses prarekon, tampak KM, anak kandung korban turut menyaksikan di lokasi kejadian. Ia sempat emosi dengan tersangka, namun emosi KM berhasil diredakan oleh petugas .

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede saat ditemui di lokasi prarekon mengatakan, tersangka berhasil ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan keluarga korban. Hasil penyelidikan, pihaknya pun langsung mencari keberadaan pelaku. Setelah dilakukan penangkapan kemudian digelar prarekon guna melengkapi berkas perkara.

“Saat ini tersangka sudah kita amankan, motif yang dilakukan tersangka karena cemburu semenjak tersangka dan korban berpisah. Dari tangan tersangka, kita juga mengamankan pakaian dan hanphone tersangka. Tersangka akan dijerat pasal 338 KUHP. Namun, saat ini kita masih ingin memastikan dulu apakah tersangka bisa dikenakan pasal lain atau tidak,” kata Kasat.(korankito.com/krdo)