Pasutri Jual Togel Online

_20160329_171422Palembang-Berdalih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, pasangan suami istri alias pasutri, Ahmad Fadli (21) dan Putri Mardiana (19), warga Dusun Tiga, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin ini, mencari uang dengan cara menjajal judi togel online.

Penangkapan pasutri ini, berawal ketika anggota Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel yang berhasil meringkus tersangka Mikran (55), warga Desa Kedukan, Dusun Tiga, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Mikran mengaku menyetor hasil judi tersebut kepada Ahmad dan isterinya.

Dari nyanyian Mikran inilah, petugas kemudian meringkus kedua pasutri yang merupakan bandar togel tersebut dikediamannya, Minggu (27/3) siang.

Di hadapan petugas tersangka Fadli mengatakan, ia beserta sang istri sudah melakoni judi tersebut sejak sepuluh bulan yang lalu. Hal tersebut dikarenakan desakan ekonomi dan biaya berobat orangtua. Selain itu  omset sebesar Rp800 ribu per hari juga menjadi daya tarik pasutri ini.

“Saya terpaksa sebab desakan ekonomi, dan biaya orang tua saya yang sakit keras. Saya mengajak istri beserta rekan saya Mikran untuk menjadi kaki tangan saya,” ungkap Fadli, saat gelar tersangka yang di Mapolda Sumsel, Selasa (29/3).

Senada dengan Fadli, sang istri Putri Mardiana menjelaskan, dirinya nekat mengikuti sang suami lantaran biaya ekonomi rumah tangga yang tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Saya ikut suami saya saja pak, soalnya mau gimana lagi. Kebutuhan sehari-hari kami tidak cukup,” akunya.

Kasubdit lll Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Kristovo Ariyanto, menuturkan, pihaknya telah mengamankan tiga tersangka kasus judi togel online yang dijalankan oleh pasutri dan satu anak buahnya.  “Sudah kita amankan, ketiga tersangka kita tangkap berdasarkan laporan dari masyarakat,”  jelas Kristovo.

Masih dikatakan Kristovo, dari hasil penangkapan, selain ketiga tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp70 ribu, 1 unit handphone, dan 4 buah rekapan. “Saat ini ketiga tersangka akan diproses. Barang bukti juga kita amankan, akibat ulahnya ketiga tersangka akan dijerat pasal 303 KUHP,” tegasnya.(korankito.com/krdo)