Bupati Aswari Ajak Wajib Pajak Bikin SPT

2016-03-28 22.57.58Lahat-Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, sangat penting diurus dengan baik. Hal ini yang membuat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lahat terus melakukan sosialisasi.

Batas akhir yang diberikan untuk pelaporan SPT pada 31 Maret. Bila tidak melakukan pelaporan sanksi akan diberikan.

Sejatinya berbagai kemudahan dalam pelaporan SPT ini terus diberikan. Salah satunya dapat dilakukan dengan sistem online atau disebut E-Filing, baik bagi PNS maupun swasta.

Kepala KPP Pratama Lahat Dr M Faiz SE MM mengatakan, PNS atau pegawai swasta diharuskan menyampaikan SPT. Termasuk pejabat harus menyampaikan SPT lantaran yang bersangkutan juga memiliki gaji.

“E-Filing bisa dilakukan PNS maupun swasta, bukan pemilik perusahaan. FKPD (Forum Kominikasi Pimpinan Daerah) juga memiliki gaji, tentu juga harus melakukan pelaporan SPT,” jelasnya, saat sosialisasi SPT di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Senin (28/3).

Sosialisasi dihadiri FKPD, Bupati Lahat H Aswari Rivai, Ketua DPRD Lahat Herliansyah SH MH, Dandim 0405 Lahat Letkol CZI Srihartono, Kajari Helmi SH, Kapolres AKBP Yayat Popon Ruhyat SIK, serta pejabat di lingkungan Pemkab Lahat.

Lebih lanjut M Faiz mengungkapkan, APBN 2016 sebesar Rp1.823 triliun, sebanyak Rp1.546 triliun sumber APBN itu berasal dari pajak.

Pentingnya SPT tahunan dilaporkan dan harus singkron dengan LHKP yang merupakan  Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara adalah daftar seluruh harta kekayaan penyelenggara negara, yang dituangkan dalam formulir LHKPN yang ditetapkan oleh KPK sebagaimana diatur dalam Keputusan KPK Nomor : KEP-07/KPK/02/2005 tentang Tata Cara, Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Bupati Lahat Aswari Rivai mengajak semua pihak yang berkewajiban menyampaikan SPT agar segera melakukann pelaporan SPT.

“Pajak dikelola dengan baik untuk pembangunan lebih baik ke depan. Mari kita laporkan SPT, karena ini merupakan kunci pembangunan,” ajak Bupati Aswari.rika