Bisa Dipercaya

Pengakuan Tersangka: Lega Telah Membunuh

_20160326_175548Palembang-Guna melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) untuk tersangka Yusuf Ais Rohman dalam kasus pembunuhan Gatot Widodo, November lalu, di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Kalidoni, penyidik Polsek Kalidoni menggelar rekonstruksi, Sabtu (26/3).

Rekonstruksi dilakukan di halaman Polsek Kalidoni karena pertimbangan keamanan. Dalam rekonstruksi diperagakan 13 adegan termasuk saat pelaku membunuh Gatot Widodo secara membabi buta.

Korban Gatot Widodo tewas dengan luka bacok di bagian perut, kaki, dan tangan akibat sabetan celurit Yusuf Ais Rohman dan tersangka Acok yang kini buron.

Berita Sejenis

Petani Tewas Bersimbah Darah

Selisih Paham, Udet Ditembak di Dekat Mapolsek

Dibakar Cemburu, Suami Bantai Istri!

1 daripada 30

Yusuf usai rekonstruksi mengaku lega setelah melakukan pembunuhan terhadap Gatot Widodo karena sering melakukan kekerasan terhadap warga sekitar. “Lega, sudah bunuh korban, kalu nak nyesel, nyesel aku tapi katek guno lagi nak diseselke,”ujarnya.

Kapolsek Kalidoni AKP Rahmat Pakpahan mengatakan, motif pembunuhan adalah dendam. Tersangka dua hari sebelum terjadi pembunuhan, dikeroyok oleh korban.

“Tersangka kami tangkap di Jakarta setelah buron selama dua bulan. Ia ditangkap setelah melakukan jambret di Jakarta. Tersangka kami kenakan pasal 338 dan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegasnya.(korankito.com/krdo)