Dikira Tukang Parkir, Anggota TNI Dibacok

IMG_3063Palembang-Prada Aji Saputra, anggota Hubdam II/Sriwijaya, menderita  luka bacok di tangan kiri usai dibacok oleh dua pria tidak dikenal. Kejadian ini terungkap setelah saudara kembar korban, Aji Handoko (22) membuat laporan ke Polresta Palembang, dengan nomor LP / B – 20 / III / Resta / Sumsel, Sabtu (26/3).

Menurutnya, kejadian berawal ketika pada Jumat (25/3), sekitar pukul 22.45, Prada Aji Saputra bersama temannya Adi hendak mengambil STNK motor Honda Vario dari temannya yang lain Dito di Pasar Gubah, Jalan Mangkubumi, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Ketika berada di depan Pasar Gubah, Adi dan Prada Aji Saputra berhenti. Kemudian Adi menemui Dito untuk mengambil STNK. Saat menunggu, Aji didatangi dua orang pria tak dikenal seraya bertanya apakah Prada Aji sebagai tukang parkir atau bukan.

Saat dijawab bukan, kedua orang itu langsung menebaskan senjata tajam golok. Sontak saja, Prada Aji langsung menangkisnya dengan tangan kiri hingga mengalami luka bacok.

Atas kejadian tersebut, kini Prada Aji Saputra masih menjalani perawatan di Rumah Sakit AK Gani Palembang.

“Tadi baru selesai operasi, akibat bacokan itu pembuluh pena kakak saya putus. Sekarang masih belum sadar,” kata Aji Handoko yang tercatat sebagai warga jalan Urip Suharjo, Asrama TNI-AD, Blok S1 RT 13, RW 03, Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni Palembang, ketika melapor ke Polresta Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban. “Pelakunya masih kita selidiki siapa dan akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.(korankito.com/roki)