Pol PP Bakal Tertibkan PKL di Area Masjid Agung Palembang

Palembang-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang akan segera menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di area Masjid Agung Kota Palembang.

Kepala Bidang Ops Penertiban Umun dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP, Seri Hendra mengatakan, penertiban dilakukan sesuai permintaan dari pengurus Masjid Agung yang mengirimkan surat kepada Pemko Palembang agar menertibkan sejumlah PKL karena dinilai mengganggu jamaah yang akan menunaikan shalat Jumat.

“Mulai besok, kita akan tertibkan juga, sehingga tidak ada satupun pedagang di sana. Sebenarnya, sudah kita layangkan surat, per tanggal 1 Maret. Namun, sampai sekarang mereka masih berjualan di sana,” ujarnya saat ditemui usai melakukan penertiban PKL di bawah Jembatan Ampera, Kamis (24/3).

Menurut Seri, pihaknya akan mengerahkan anggota Satpol PP untuk berjaga di area Masjid Agung mulai dari pagi sehinga benar-benar tidak ada pedagang yang melakukan ativitas jual-beli.
“Kalau masih ada yang bandel, kita akan melakukan tindakan tegas dengan membawa barang dagangannya ke kantor. Ini sifatnya sudah final, tidak ada pengecualian lagi. Hal ini, kita lakukan Karena, adanya pedagang di sana dapat mengurangi keindahan Masjid Agung,” jelas Hendra panggilan akrabnya.
Selain itu, Satpol PP bekerja sama dengan pihak Kepolisian, Polisi Militer, dan Dinas Perhubungan Kota Palembang untuk melakukan pengosongan terhadap POS Pelayanan Terpadu yang terletak di bawah Jembatan Ampera.

“Hari ini, kita mengambil alih POS pelayanan terpadu, yang selama ini diambil alih oleh petugas pasar. Namun, mereka menghadap Walikota Palembang, untuk meminta waktu selama tiga hari ke depan, untuk mencari tempat yang baru,” ujarnya. (korankito.com/deny)