Aswari Dukung Ulama Lawan Narkoba dan Maksiat

IMG_9868Lahat- Melawan Narkoba dan maksiat didukung oleh Bupati Lahat H Saifudin  Aswari Rivai SE yang menyambut baik statement dari  36 ormas islam tentang hal ini, di Hotel Bukit Serelo Selasa (22/3). Didampingi oleh Kapolres Lahat AKBP Yayat Popon Ruhyat Sik, Dandim 0405 Lahat Letkol CZI Sri Hartono dan Sekda Lahat Nasrun Aswari SE MM dan juga hadir Forum Ponpes Lahat

Pemkab Lahat dan selaku Bupati Lahat, setuju penghapusan tempat maksiat, dan pemberantasan Narkoba namun  a menggunakan cara yang kooperatif. “Operasi setiap hari tanpa harus terjadi kekerasan maka tempat tersebut akan tutup dengan sendirinya. Patroli dan pengawasan di berbagai wilayah yang dinilai mengandung unsur yang kurang baik, saya yakin lama-lama akan terhapus,” ujar Aswari, Selasa (22/3).

Pemkab Lahat tidak cuma memberantas tempat maksiat juga berantas Narkoba di semua kalangan. “Kita dukung pemeriksaan pada PNS untuk tes Narkoba, semuanya” ditegaskan Aswari.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten KH Zulkiah Kohar menyampaikan bahwa ulama dan umara harus bersatu menyikapi pemberantasan tempat maksiat dan Narkoba. “Sebab  berdampak negatif juga akan menyangkut citra Kabupaten Lahat. Setuju ditutup tempat maksiat dan berantas Narkoba,” tuturnya

Ketua penyelenggara kegiatan Rommy Oktarius, Lc mengatakan bahwa kegiatan ini intinya penyampaian Pernyataan sikap atas kegiatan Penyakit Masyarakat untuk segera ditindak tegas oleh Pemerintah Lahat dan unsur terkait dalam pemberantasan kegiatan ini. ”Kegiatan kita ini merupakan penyampaian pernyataan sikap yang disampaikan Organisasi Masyarakat Islam dan Pondok-pondok Pesantren Lahat dengan tegas meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lahat untuk menindak tegas dan menutup tempat yang disalah gunakan yang seharusnya menjadi tempat makan dan minum tetapi telah di salah gunakan menjadi tempat yang tidak semestinya,” tegas Romi. (korankito.com/rika)