Bisa Dipercaya

Kalahkan PS TNI, Sriwijaya FC Mantap di Puncak Klasemen

SFC-PSTNIBandung – Sriwijaya FC meraih kemenangan 2-1 atas PS TNI dalam laga lanjutan Grup A Piala Bhayangkara di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (20/3).

Gol kemenangan dicetak Yohanis Nabar dan Alberto Goncalves pada babak kedua. Di kubu PS TNI, gol diciptakan M Guntur Triaji di menit-menit akhir melalui tendangan penalti.

Atas kemenangan itu, Sriwijaya FC makin mantap di puncak klasemen Grup A dengan raihan enam poin. Sebab dalam laga sebelumnya, Sriwijaya FC juga menang atas Pusamania Borneo FC dengan skor 3-1.

Berita Sejenis

SFC Akan Datangkan Dua Pemain Lagi, Siapa Mereka?  

Nasib Dzhalilov di SFC Ditentukan Hasil Tes

Dzhalilov Targetkan Top Skor Bersama SFC

1 daripada 148

Begitu peluit kick off dibunyikan wasit Nusur Fadillah, PS TNI langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC. Lima menit laga berjalan, Manahati Lestusen mengeksekusi tendangan bebas di sekotr kanan pertahanan Sriwijaya FC. Sayang bola tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain PS TNI.

Menit kedelapan, PS TNI kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas Wawan Febrianto sedikit di luar kotak penalti. Tapi bola hasil tendangan eks pemain Pelita Bandung Raya (PBR) itu melenceng tipis dari gawang.

PS TNI dengan spartan terus melakukan serangan selama 15 menit pertama. Tapi rapatnya pertahanan Laskar Wong Kito membuat berbagai peluang yang ada tak mampu menjadi gol.

Sebaliknya, Sriwijaya FC memilih bermain sabar dan mengandalkan serangan balik cepat. Mereka mengandalkan kecepatan Alberto Goncalves dan Hilton Moriera.

Salah satu peluang emas Sriwijaya FC didapat pada menit 17 melalui sepakan Bayu Gatra dari luar kotak penalti. Tapi bola hasil tendangannya tidak sempurna dan melambung jauh dari sasaran.

Menit 18, Hilton Moriera mendapat bola di area kotak penalti hasil tendangan bebas Supardi Nasir. Bola kemudian diteruskan ke arah Alberto Goncalves. Tapi kiper Dhika Bhayangkara dengan sigap mampu mengamankan gawang PS TNI.

Sriwijaya FC perlahan mulai bersemangat menyerang dengan skema yang tertata apik. Menit 19, Alberto Goncalves menerobos pertahanan PS TNI dan melepas crossing. Bola tak mampu disambar pemain Sriwijaya FC karena lebih dulu disapu pemain belakang PS TNI.

Hilton Moriera nyaris mencetak gol pada menit 21 setelah memanfaatkan crossing Bayu Gatra. Tanpa kawalan, Hilton melepas tandukan. Sial bagi Sriwijaya FC, bola kembali tak menemui sasaran.

PS TNI membalas serangan. Menit 22, umpan silang ke kotak penalti disundul salah seorang pemain. Sayang tandukannya tidak sempurna. Gawang Sriwijaya FC pun masih perawan.

Hilton Moriera membuat lini pertahanan PS TNI kalang kabut pada menit 27 melalui aksi individunya. Di kotak penalti, ia melepas umpan ke mulut gawang. Peluang itu kembali nihil disapu pemain belakang Sriwijaya FC.

Menit 32, giliran Achmad Jufriyanto yang mencoba peruntungan Sriwijaya FC melalui tandukannya memanfaatkan umpan sepak pojok M Ridwan. Sial bagi Sriwijaya FC. Bola membentur mistar gawang bagian atas.

Sriwijaya FC makin menggila. Yu Hyun Koo mengeksekusi tendangan bebas pada menit 35 yang langsung mengarah ke gawang. Lagi-lagi kiper PS TNI jadi penghalang untuk mencetak gol.

Beberapa serangan pun terus dilakukan kedua tim. Mereka silih berganti mendobrak pertahanan lawan. Meski begitu, tak ada gol yang tercipta pada babak pertama. Kedua tim harus puas berbagi angka 0-0.

Sriwijaya FC tampil panas di babak kedua. Mereka langsung berinisiatif mengambil kendali permainan. Tercatat dua peluang didapat pada awal babak kedua melalui Alberto ‘Beto’ Goncalves pada menit 46 dan M Ridwan pada menit 51.

Tapi Beto yang tinggal berhadapan dengan kiper PS TNI tidak tenang dalam menuntaskan peluang. Sepakannya mampu dimentahkan. Sementara tendangan bebas M Ridwan juga mampu diblok kiper PS TNI.

PS TNI membalas melalui beberapa serangan. Tapi lini pertahanan Sriwijaya FC tampil disiplin dan mampu menggagalkan sejumlah serangan yang digalang Wawan Febrianto dan kawan-kawan.

Setelah berkali-kali serangan dipatahkan Sriwijaya FC, PS TNI mencoba peruntungan melalui tendangan bebas Manahati Lestusen pada menit 63. Tapi bola membentur pagar hidup dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Sriwijaya FC akhirnya mengubah kedudukan menjadi 1-0 pada menit 65 melalui pemain pengganti Yohanis Nabar. Menerima umpan sedikit di luar kotak penalti, Yohanis sempat membawa bola beberapa langsung dan melepas tendangan keras.

Bola yang meluncur deras tak mampu dijangkau kiper Dhika Bhayangkara. Sriwijaya FC pun unggul 1-0 atas PS TNI.

PS TNI berusaha membalas skor. Salah satunya melalui Dimas Drajat pada menit 77. Sial, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti mampu ditepis kiper Dian Agus Prasetyo.

Alberto ‘Beto’ Goncalves menggandakan keunggulan Sriwijaya FC menjadi 2-0 pada menit 78. Aksi individu Beto di area kotak penalti diakhiri tendangan indah melengkung. Bola tak mampu dijangkau kiper Dhika Bhayangkara.

Setelah unggul 2-0, Sriwijaya FC tidak kendor dalam melakukan serangan. Sebaliknya, PS TNI terus berusaha mencetak gol.

Upaya PS TNI baru berbuah manis pada menit 86 melalui eksekusi tendangan penalti M Guntur Triaji. Penalti diberikan setelah salah seorang pemain PS TNI dijatuhkan di kotak penalti. Skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Sriwijaya yang bertahan hingga laga usai. (korankito.com/pran)