Bisa Dipercaya

Pasar Cinde Jadi Di-BOT-kan

20160318_082801Palembang-Pengembangan  Pasar Cinde menjadi Pasar Modern akhirnya dimulai menyusul penandatanganan perjanjian kerjasama bangun guna serah pengembangan pembangunan Pasar Modern “Pasar Cinde”  antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dengan  PT Magna Beatum di Griya Agung Palembang, Jumat (18/3).

Dirut PT Magna Aldiron Hero Grup M Fajar Tarigan mengatakan, masa Built Operate and Transfer (BOT) ini adalah 30 tahun sejak penandatanganan dan direncanakan pembangunan Pasar Modern “Pasar Cinde” memakan waktu paling lama 2,5 tahun sebelum Asian Games 2018.

“Proses groundbreaking ditargetkan 3 bulan. Namun, sebelum itu pihaknya akan menyiapkan tempat penampungan sementara untuk pedagang,” katanya.

Berita Sejenis
1 daripada 8

Fajar mengakui perlu koordinasi baik dengan instansi terkait seperti sosialisasi dan relokasi pedagang. “Kita berharap sesuai dengan pesan gubernur,  untuk groundbreacking selama 3 bulan, setelah ini segera sosialisasi, kami segera tetapkan lokasi yang pasti untuk penampungan sementara,” tambahnya.

Untuk desain, Fajar menjelaskan saat ini masih dengan desain lama tapi tidak menutup kemungkinan adanya perubahan desain. “Saat ini masih desain lama tapi itukan dinamis. Sampai saat ini Pasar Modern “Pasar Cinde” masih 12 lantai tapi kita lihat nanti karena tak menutup kemungkinan akan ditambah 3 lantai menjadi 15 lantai,” jelas Fajar.

Sedangkan untuk nilai investasi, Fajar mengungkapkan investasi yang sudah direncanakan pada 3 tahun lalu adalah Rp225 miliar. Rencananya masih akan bertambah karena Rp225 miliar itu direncanakan 12 lantai. Kalau ditambah sampai 15 lantai dan ditambah Sky Bridge, bisa menyentuh Rp 350 miliar, itu baru estimasi,” katanya. (KORANKITO.com/reno)