Bisa Dipercaya

Gunakan Pistol Mainan, Perompak Todong Nelayan

_20160318_154643Palembang-Tiga kawanan perompak yang sering melakukan penjarahan di perairan Banyuasin, Kamis (17/3), berhasil ditangkap anggota Polair Polda Sumsel.

Ketiga tersangka, yakni Darmawan (45), warga Sungsang, Banyuasin,  Junaidi (27) dan Sarbani (29), warga Tanjung Lago Banyuasin biasa beroperasi kepada para nelayan yang sering melintas di perairan tersebut.

Kasubdit Gakum Polairud Polda Sumsel AKBP Richard Pakpahan, mengatakan, modus komplotan ini menggunakan senjata api mainan untuk menakut-nakuti korbannya. “Para tersangka menggunakan modus mengancam dengan senjata api mainan untuk menakut-nakuti korbannya” ujar Richard.

Berita Sejenis
1 daripada 10

Selain itu, para tersangka mengincar kapal-kapal yang sedang merapat ke pinggir perairan. Dengan memepet kapal tersebut dan langsung melakukan penjarahan dan mengancam para awak kapal menggunakan senjata mainan.

Tersangka Sarbani mengatakan, saat beraksi berjumlah enam orang. Saat dilakukan penangkapan, tiga orang kabur dengan cara menceburkan diri ke sungai.

“Kami berenam, si J yang pakai senjata api mainan, sedangkan kami berlima membawa pisau dan keris. Tapi saat ditangkap, J yang menjadi nakhoda kami langsung kabur ke sungai beserta dua rekan kami yang lain” ungkapnya.

Ketiga pelaku dijerat pasal 365 KUHP, dengan barang bukti berupa uang sebesar Rp20 juta, handphone, dan pakaian. Polisi kini terus memburu ketiga pelaku lainnya. (KORANKITO.com/krdo)